Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Ada “perubahan berbahaya” di Timur Tengah
  • Jumat, 23 Februari 2018 — 15:47
  • 9397x views

Ada “perubahan berbahaya” di Timur Tengah

Pasukan Pertahanan Israel menghancurkan apa yang mereka identifikasi sebagai kendaraan udara tanpa awak milik Iran yang dilaporkan telah memasuki wilayah udaranya dari Suriah.
Ilustrasi tentara Israel. Pixabay.com/Jubi
ANTARA
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

New York, Jubi - Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nikolay Mladenov pada Selasa (20/2) memperingatkan ketegangan di Timur Tengah mengakibatkan "perubahan yang kian berbahaya".

Perang di Suriah meningkat, sehingga membahayakan pengaturan penurunan ketegangan dan kestabilan regional, serta merusak upaya bagi penyelesaian politik.

Meskipun ada berita positif dari Irak dan kekalahan jaringan IS, kebanyakan wilayah Timur Tengah terus berada dalam cengkeraman tragedi kemanusiaan yang sangat besar, kata Mladenov kepada Dewan Keamanan PBB.

Berkaitan dengan kondisi itu dan setelah lebih dari satu abad permusuhan termasuk 50 tahun pendudukan militer yang terus berlangsung, Israel dan Palestina masih tidak bertambah dekat dengan perdamaian.

"Tak satu pun dari semua itu akan membawa kita lebih dekat ke penyelesaian konflik. Tak satu pun dari itu akan menanggapi hak rakyat Palestina yang tak bisa dihilangkan untuk memiliki negara atau orang Israel yang merindungkan keamanan. Situasi keamanan di Dataran Tinggi Golan juga menjadi masalah keprihatinan yang terus berkembang, kata Mladenov.

Peningkatan yang mengkhawtirkan terjadi pada 10 Februari, ketika Pasukan Pertahanan Israel menghancurkan apa yang mereka identifikasi sebagai kendaraan udara tanpa awak milik Iran yang dilaporkan telah memasuki wilayah udaranya dari Suriah.

Tak lama setelah itu, pesawat Israel menyerang satu pangkalan udara Suriah. Selama serangan tersebut, satu jet Israel tertembak, sehingga dua pilotnya cedera --kondisi yang membuat Israel melancarkan serangan lain terhadap apa yang digambarkannya sebagai "12 sasaran militer" di dalam Wilayah Suriah.

"Saya mendesak semua pihak agar bekerja ke arah meredanya ketegangan di daerah yang sangat mudah bergolak ini," katanya.

Retorika yang bertambah sengit dilontarkan antara Israel dan Lebanon mengenai dearah maritim yang menjadi sengketa, katanya. PBB terus menyeru semua pihak agar bertindak secara bertanggung-jawab, menghindari resiko keamanan dan mencari cara dengan dukungan PBB untuk menyelesaikan masalah itu, kata Mladenov.

Persiapan terus dilakukan bagi pemilihan anggota parlemen pada Mei di Lebanon dan bagi Konferensi Roma II dan Cedre guna mendukung sektor keamanan dan ekonomi, masing-masing yang dijadwalkan pada 15 Maret dan 15 April, kata urusan PBB tersebut. (*)
 


 


 


 

loading...

Sebelumnya

Korban penembakan Florida kecam Trump soal kontrol senjata

Selanjutnya

Pembunuhan massal Armenia 1915 diakui sebagai pemusnahan suku

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 8421x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6340x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5981x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4210x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe