Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Papua Bangkit
  3. Dinas PUPR siap bayar ganti rugi lahan Bongkrang-Depapre
  • Jumat, 23 Februari 2018 — 20:04
  • 793x views

Dinas PUPR siap bayar ganti rugi lahan Bongkrang-Depapre

Untuk itu, dalam rapat bersama DPRP telah disepakati pembayaran ganti rugi lahan akan dilakukan pada Senin (26/2/2018) sampai dengan Rabu (28/2/2018). "Kalau sampai dengan 28 Februari tidak ada kesepakatan antara pemilik ulayat, kami akan mengembalikan dana tersebut ke kas daerah," kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Djuli Mambaya.
Ilustrasi jalan Sentani - Depapre - Dok.Jubi
Alexander Loen
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua siap membayar ganti rugi pembangunan jalan peti kemas Bongkrang-Depapre Kabupaten Jayapura sebesar Rp 10 miliar.

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Papua, Djuli Mambaya, mengatakan rencana pembayaran ganti rugi lahan telah dirapatkan bersama Komisi I dan IV DPR Papua dan telah disepakati.

"Sebenarnya pembayaran ini sudah mau dibayarkan pada Desember 2017, hanya tidak ada kesepakatan antara pemilik hak ulayat sehingga kami sepakat tidak dibayarkan," kata Djuli, kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (23/2/2018).

Terkait hal ini, ujar ia, pihaknya sempat diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena berpotensi temuan. Akan tetapi dirinya menyampaikan dana sebesar Rp 10 miliar itu masih berada di safety box Bank Papua.

"Atas laporan itu BPK sudah datang memeriksa serta hitung setiap lembar uang yang ada dan masih lengkap sesuai dengan rencana. Jadi uanganya masih utuh," ujarnya.

Untuk itu, dalam rapat bersama DPRP telah disepakati pembayaran ganti rugi lahan akan dilakukan pada Senin (26/2/2018) sampai dengan Rabu (28/2/2018).

"Kalau sampai dengan 28 Februari tidak ada kesepakatan antara pemilik ulayat, kami akan mengembalikan dana tersebut ke kas daerah," kata dia.

"Pembayaran juga akan dilakukan melalui bank via tranfer sesuai dengan luasan lahan, tidak tunai seperti sebelumnya. Untuk itu, silakan masing-masing kepala suku datang membawa nomor rekening ke kantor dinas," sambungnya.

Pejabat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kegiatan pembahasan jalan Bongkrang-Depapre, Edi, menjelaskan total panjang jalan yang akan dibangun 20,5 kilometer dengan lebar 20 meter. 

Di dalam dokumen memang soal pembanguan jalan Bongkrang-Depapre, tapi dalam rapat bersama Dinas PU dan DPRP, hanya dua kampung saja, yakni Maribu dan Maibro.

"Ini merupakan pembayaran tahap IV sebesar Rp 10 miliar, hanya dua kampung sesuai keputusan rapat tadi," kata Edi. (*) 

loading...

Sebelumnya

Gambarnya beredar di Medsos, Kadis PU: itu hoax

Selanjutnya

Cuti Nyagub, Enembe mulai tinggalkan gedung negara

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 8338x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6336x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5956x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4185x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe