Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. Kecelakaan, seorang pekerja terima  klaim BPJS Rp1,1 miliar
  • Sabtu, 24 Februari 2018 — 21:21
  • 1821x views

Kecelakaan, seorang pekerja terima  klaim BPJS Rp1,1 miliar

Selama beberapa bulan dirawat, total biaya perawatan membengkak mencapai lebih dari Rp1,1 miliar.
Ilustrasi. Pixabay.com/Jubi
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kuta, Bali, Jubi - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Denpasar, Bali, membayarkan klaim kasus kecelakaan kerja dengan nominal tertinggi tahun ini sebesar Rp1,1 miliar untuk seorang pekerja yang masih dalam perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Kuta, Kabupaten Badung.

"Kami hadir dalam rangka memberikan perlindungan atas risiko yang dihadapi pekerja," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Novias Dewo setelah menyerahkan klaim kepada rumah sakit di Kuta, Kabupaten Badung, Kamis ( 22/2/2018).

Pihaknya tidak membatasi biaya perawatan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja asalkan persyaratan administrasi terpenuhi.

Syarat itu di antaranya, perusahaan membawa pekerja yang mengalami kecelakaan kerja ke 84 pusat layanan kecelakaan kerja (PLKK) di seluruh Bali yang terdiri dari puskesmas, klinik atau rumah sakit yang sudah diajak bekerja sama.

Dari 84 PLKK itu, 54 di antaranya bekerja sama untuk wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Denpasar.

Selain itu, perusahaan membuat surat pernyataan kecelakaan kerja dan rumah sakit. Kemudian melakukan konfirmasi ke BPJS untuk memeriksa status kepesertaan pekerja itu.

Kecelakaan kerja tersebut, meliputi keadaan ketika pekerja berangkat menuju tempat kerja. Atau pulang setelah bekerja atau ketika sedang bekerja.

Perwakilan keluarga pekerja, Galih mengaku pihaknya tidak mengeluarkan dana untuk biaya selama perawatan ayahnya di RS Siloam Kuta. Ayahnya mengalami kecelakaan saat hendak berangkat kerja di Kuta Plaza Restoran, 18 Agustus 2017.

Selama beberapa bulan dirawat, total biaya perawatan membengkak mencapai lebih dari Rp1,1 miliar.

"Kami sangat terbantu sekali apalagi dengan nominal yang sangat besar. Selama proses perawatan juga tidak ada masalah administrasi," ujar Galih.

Sementara itu Wakil Direktur RS Siloam Kuta Meike Magnasofa mengatakan, pihaknya kerap melayani pasien kecelakaan kerja karena sudah ada kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Namun untuk kasus ini nominal biaya perawatan dinilai paling tinggi karena membutuhkan penanganan medis yang intensif.

"Selama masuk kategori pasien kecelakaan bekerja kerja, pulang dari kerja atau menuju tempat kerja, itu akan ditanggung BPJS," ucapnya seraya menambahkan agar perusahaan melengkapi persyaratan administrasi.

BPJS Ketenagakerjaan Denpasar telah membayarkan jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp10,7 miliar untuk 934 kasus selama periode Januari hingga November 2017. (*)
 


 

loading...

Sebelumnya

Pembangunan marina yacht di Gili Gede hadapi kendala ruang perairan laut

Selanjutnya

Longsor landa Manggarai Timur

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4863x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4279x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4146x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3484x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2930x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe