Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Truk penyalur bantuan di Tonga dilempari
  • Minggu, 25 Februari 2018 — 11:38
  • 577x views

Truk penyalur bantuan di Tonga dilempari

“Untuk tindakan membahayakan dan tidak bertanggung jawab seperti itu, seharusnya pelaku ditahan. Tapi kami akan tetap meneruskan pelayanan kami, sebab kami ada di sini untuk membantu semua masyarakat Tonga,” tegasnya.
Salah satu truk bantuan Badan Penanggulangan Keadaaan Darurat (National Emergency Management Office; NEMO) Tonga. - RNZI/ Koro Vaka uta
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi - Direktur Badan Penanggulangan Keadaaan Darurat (National Emergency Management Office; NEMO) Tonga mengatakan semua stafnya telah berupaya sebaik mungkin, untuk menyalurkan bantuan bagi korban pascabencana badai Siklon Gita yang menyerang negara itu dan sejumlah negara lainnya di Pasifik, pada pertengahan bulan kemarin.

Senin lalu (12/02/2018), badai Siklon Gita menghancurkan rumah-rumah dan tanaman pangan di sepanjang Tongatapu dan 'Eua, dan sejak saat itu NEMO telah berupaya untuk mengatur penyaluran bantuan ke berbagai kampung.

Namun pada dini hari, Rabu (21/02/2018) lalu, sebuah batu dilemparkan ke truk NEMO dalam perjalanan kembali dari membagikan bantuan.

Direktur NEMO Leveni 'Aho mengatakan tidak ada stafnya yang terluka, namun keluhan resmi telah dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

Truk itu tidak memiliki logo NEMO, jadi 'Aho tidak bisa memberi informasi yang pasti apakah penyerangan itu disengaja.

“Masyarakat Tonga sangat mendukung, tentu saja ada kontemplasi di sana-sini, bahwa kami tidak menjangkau semua korban. Kami sudah mencoba yang terbaik dalam hal ini. Sayangnya kami tidak bisa mendistribusikan bantuan secara merata, namun pada saat bersamaan kami mencoba menjangkau semua rumah yang rusak,“ katanya.

Namun, dia menambahkan, kejadian pelemparan batu tersebut masih mengkhawatirkan.

“Untuk tindakan membahayakan dan tidak bertanggung jawab seperti itu, seharusnya pelaku ditahan. Tapi kami akan tetap meneruskan pelayanan kami, sebab kami ada di sini untuk membantu semua masyarakat Tonga,” tegasnya. (RNZI)

loading...

Sebelumnya

Skor PNG membaik di indeks persepsi korupsi global

Selanjutnya

29 tahanan asal Bougainville kabur

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe