Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Penanganan HIV AIDS di Nabire tanggung jawab bersama
  • Minggu, 25 Februari 2018 — 17:22
  • 902x views

Penanganan HIV AIDS di Nabire tanggung jawab bersama

Selain itu dibutuhkan  dukungan dan kerja keras dari semua pihak.
Suasana pertemuan Kelompok dukungan sebayatemu KDS, Sabtu (24/2/2018) - Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Penanganan HIV AIDS  di Kabupaten Nabire dinilai menjadi tanggungjawab bersama, sebagai  upaya menyelamatkan generasi muda. Selain itu dibutuhkan  dukungan dan kerja keras dari semua pihak.

“Kalau ingin menyelamatkan generasi Papua khususnya di Nabire, maka perlu keterlibatan semua pihak. Ada pemerintah, gereja dan masyarakat itu sendiri dan harus bersinergi,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Yufenia Mote, saat membuka pertemuan yang diselenggarakan Kelompok dukungan sebaya (KDS) di kantor kelurahan Bumi Woneereji, Nabire. Sabtu (24/2/2018)

Upaya penyelamatan yang dimaksud yakni berperilaku yang sehat agar tidak mudah terinveksi dengan penyakit. “Karena kalau tidak sehat urusannya panjang. Maka saya mau semua harus terlibat dengan mengingatkan satu sama lain,” kata Mote, menambahkan.

Ketua Panitia, pertemuan Kelompok dukungan sebaya (KDS) , Abed Nego, mengatakan sengaja menggelar acara itu ke tiga kalinya, sejak berdirinya KDS. “KDS adalah kelompok masyarakat yang menderita HIV atau ODHA yang sedang mengkonsumsi HRV,” kata Nego.

Menurut dia, tujuan lembaga itu sebagai upaya memberikan informasi, renungan lintas sektoral dan lintas agama.

“Ini pertemuan ke tiga sejak KDS berdiri sembilan tahun silam,” kata Nego menjelaskan.

Pertemuan yang disponsori oleh Puskesmas Bumi Wonerejo, Klinik ST tersebut, dihadiri oleh lintas sektoral di antaranya, anggota KDS, gereja, dan dinas kesehatan Kabupaten Nabire. “Termasuk anggota Pramuka, masyarakat, serta semua yang terlibat langsung dalam penanggulanag HIV AIDS,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

HIV AIDS di Nabire sulit dikontrol

Selanjutnya

Nabire mendukung gerakan pemberdayaan kemandirian keluarga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe