Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Tigabelas SMA di Jayapura ikuti Olimpiade Sains
  • Jumat, 02 Maret 2018 — 10:12
  • 781x views

Tigabelas SMA di Jayapura ikuti Olimpiade Sains

“Kompetisi ini positif karena kita bisa lihat kemampuan anak-anak. Ini juga merupakan ajang untuk anak-anak menunjukkan prestasinya. Jangan sampe orang bilang jago kandang saja begitu,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Jayapura, Herald Berhitu, Rabu (1/3/2018).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayapura, Herald Berhitu, saat membuka kegiatan Olimpiade Sains se-Kabupaten Jayapura, Rabu (1/3/2018) - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Sebanyak 13 SMA di Kabupaten Jayapura mengikuti Olimpiade Sains se-Kabupaten Jayapura yang berlangsung di SMAN 1 Sentani.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Jayapura, Herald Berhitu, dalam sambutannya mengatakan Olimpiade Sains se-Kabupaten Jayapura ini bisa menjadi ajang berlatih dan diharapkan anak-anak di wilayah tersebut dapat ‘berbicara’ di tingkat provinsi dan nasional.

“Kompetisi ini positif karena kita bisa lihat kemampuan anak-anak. Ini juga merupakan ajang untuk anak-anak menunjukkan prestasinya. Jangan sampe orang bilang jago kandang saja begitu,” kata Herald, Rabu (1/3/2018).

Berhitu berpesan kepada para kepala sekolah yang hadir untuk lebih mengembangkan anak didik mereka, tidak hanya di olimpiade sains saja namun di berbagai bidang juga perlu dikembangkan.

“Perlu ada bimbingan khusus seperti di sanggar, agar anak-anak yang punya bakat seperti di matematika itu dia belajar khusus matematika itu saja dan juga di bidang-bidang lainnya,” ucapnya.

Herald mengatakan dengan dilakukan seperti itu nanti anak-anak ini menjadi anak-anak yang sudah siap dipakai dalam bidang masing-masing.

“Setiap anak memiliki bakat dan ketertarikan masing-masing. Kita dorong mereka sesuai minat dan bakatnya. Saya lihat di beberapa SMP sedang menuju ke sana. Jadi sekolahnya itu sudah diarahkan ke sana,” katanya.

Ia berharap ke depan setiap sekolah memiliki sanggar yang bisa memenuhi kebutuhan anak-anak di bidang yang diminatinya.

“Supaya ke depan itu sudah ada persiapan dan tidak asal main comot saja agar mereka bisa bersaing di tingkat provinsi dan nasional. Apabila kita tidak mempersiapkan secara baik, hasilnya juga tidak masimal,” ucap Berhitu.

Ketua pantia kegiatan, Agnes Mambieuw, dalam laporannya menyebutkan sebanyak 18 SMA sudah mendaftarkan diri namun yang hadir hanya 13 SMA, dengan 183 peserta.

“Mata pelajaran yang dilombakan adalah matematika, fisika, kimia, biologi, ekonomi, astronomi, dan geologi,” jelasnya.

Agnes menambahkan kegiatan ini dibiayai Dinas Pendidikan Provinsi Papua dan MKKS. (*)

loading...

Sebelumnya

SD Inpres Komba kini memiliki gedung perpustakaan

Selanjutnya

Mau periksa jantung? RSUD Biak sediakan waktu dua hari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe