TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Lindungi nelayan lokal, Gobai ajukan Perdasus
  • Senin, 05 Maret 2018 — 21:18
  • 742x views

Lindungi nelayan lokal, Gobai ajukan Perdasus

“Saya menggunakan hak inisiatif sebagai anggota dewan untuk mengajukan naskah tersebut,” katanya di Jayapura, Senin (5/3/2018).
John NR Gobai saat menerima aspirasi masyarakat ketika kunjungan kerja di Mimika beberapa waktu lalu - Jubi/Mawel.
Benny Mawel
[email protected]
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) dari wilayah adat Meepago, John NR Gobai mengatakan, dirinya akan mengajukan naskah akademik Perdasus perlindungan nelayan asli Papua ke Baleg (Badan Legislasi) DPRP.

“Saya menggunakan hak inisiatif sebagai anggota dewan untuk mengajukan naskah tersebut,” katanya di Jayapura, Senin (5/3/2018).

Naskah yang sudah disusun Gobai dan anggota timnya itu diajukan setelah melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah pesisir. Salah satunya Kampung Kamoro, Pumako, Mimika. Di sana dia melihat, tidak ada yang melindungi hak-hak mereka sebagai nelayan.

Menurutnya, perdasus tersebut sangat penting. Terutama untuk melindungi batas-batas wilayah dan hasil tangkapan para nelayan. Dengan adanya perdasus, Gobai yakin, pendapatan masyarakat bisa meningkat.

Gobai melanjutkan, saat ini para nelayan pesisir Papua selalu menjadi korban. Hasil tangkapan mereka berkurang ketika nelayan modern memasuki wilayah mereka.

“Hasil tangkapan beda. Nelayan asli makin terjepit,” ujarnya.

Karena itu, Gobai membutuhkan banyak dukungan, terutama dari anggota lain untuk menyukseskan perdasus.

"Saya mohon dukungan inisiatif saya untuk dibahas di baleg tahun ini," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Herman satu diantara warga membenarkan masalah yang dihadapi nelayan lokal di Mimika. 

"Kami mengalami masalah BBM dan tempat kami mencari ikan telah dimasuki nelayan lain yang perahu kapalnya didatangkan dari Jawa,” ungkapnya kepada Jubi, Minggu (4/3/2018).

Dia menduga, perahu tersebut didatangkan oleh oknum aparat keamanan di Timika dan bisa masuk ke wilayah mereka lantaran nelayan luar mendapat dukungan dari aparat untuk melawan nelayan asli. (*)

loading...

Sebelumnya

Lulusan TI beri pemahaman pentingnya jaringan internet

Selanjutnya

Omaleng dan Gobai: Freeport harus adil pada Amungme dan Kamoro

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat