Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Bank Dunia tambah asuransi untuk bencana Pasifik
  • Kamis, 03 November 2016 — 15:20
  • 319x views

Bank Dunia tambah asuransi untuk bencana Pasifik

Bank Dunia telah menambah fasilitas asuransi bencana alam bagi negara-negara kepulauan kecil di Pasifik (PCRAFI).
Kantor Bank Dunia. --madote.com
PINA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kepulauan Cook, Jubi – Bank Dunia telah menambah fasilitas asuransi bencana alam bagi negara-negara kepulauan kecil di Pasifik (PCRAFI). Negara-negara yang mendapat fasilitas tersebut, di antaranya Kepulauan Cook, Kepulauan Marshall, Tonga, Samoa, dan Vanuatu.

Dengan penambahan fasilitas tersebut, maka negara-negara itu akan memiliki asuransi senilai 38,2 juta dolar jika mereka dilanda bencana badai tropis, gempa bumi dan tsunami. Perusahaan-perusahaan asuransi yang bergabung dalam program tersebut, yaitu Sompo Japan Nipponkoa, Mitsui Sumitomo Insurance, Tokio Marine & Nichido Fire Insurance, Swiss Re, dan Munich Re melalui NewRe.

Menteri Keuangan Kepulauan Cook, Mark Brown berharap agar PCRAFI bisa berkembang hingga mencakup dana asuransi pascabencana yang biasanya seringkali tidak tercakup dalam asuransi bencana. “Kami sangat menyambut baik adanya fasilitas PCRAFI ini untuk membantu kami, negara kepulauan Pasifik dengan asuransi bencana badai dan gempa bumi,” ujarnya. 

Di tahap pertama, PCRAFI akan menerima modal senilai 6 juta dolar AS untuk biaya operasional yang diperoleh dari Multi-Donor Trust Fund dan bangunan senilai 40 juta dolar AS. Negara-negara donor untuk program ini yaitu Jerman, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat.

“Program PCRAFI ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan fiskal negara-negara kepulauan Pasifik dan kapasitas mereka ketika menghadapi bencana alam dan pembangunan pascabencana tanpa harus mengganggu anggaran domestiknya terlalu berat,” ujar Direktur Bank Dunia untuk Timor Leste, Papua Nugini dan Kepulauan Pasifik, Michel Kerf.

Gedung secretariat PCRAFI telah mulai dibangun di Kepulauan Cook sejak 10 Juni 2016 dan baru dibuka pada 22 September lalu. “PCRAFI ini juga ingin agar negara-negara di kepulauan Pasifik memiliki kewenangan yang lebih untuk mengontrol keuangan mereka ketika menghadapi bencana karena mereka yang lebih tahu bagaimana cara mencari solusi pascabencana,” katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Penemuan batu di Flinders ubah sejarah suku Aborigin

Selanjutnya

PNG pangkas anggaran pengamanan pemilu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6087x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5702x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3763x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe