TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Tak miliki manfaat, Bupati Jayapura hentikan kerjasama dengan PT Sampoerna
  • Selasa, 06 Maret 2018 — 16:37
  • 1428x views

Tak miliki manfaat, Bupati Jayapura hentikan kerjasama dengan PT Sampoerna

"Menjelang peringatan hari air sedunia hal ini juga menjadi fokus pembicaraan kita untuk mendapat masukan dari berbagai pihak yang benar-benar mengetahui model budi daya dan percepatan pertumbuhannya. Sagu yang ada saat ini berbentuk dusun sagu yang dikelola secara alami oleh masyarakat secara turun temurun, sebenarnya tidak ada masalah dikelola secara alami tinggal bagaimana proses percepatan pertumbuhannya yang harus dipikirkan," jelas Bupati saat ditemui di kantornya, Selasa (6/3/2018).
Ilustrasi hasil pohon sagu yang dijual di pasar Pharaa oleh mama-mama Papua - Jubi / Engel Wally.
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Pemerintah Kabupaten Jayapura menghentikan kontrak kerjasama dengan PT. Sampoerna dalam bidang pertanian secara khusus budi daya tanaman sagu. Penghentian kerjasama ini akibat, perusahaan itu dianggap tidak membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat di daerah setempat, khususnya  pengelolaan puluhan ribu hektar di Distrik Lereh.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan,  pengembangan lahan sagu yang dicanangkan sebagai kebun rakyat berada di Kampung Harapan Distrik Sentani Timur  dengan luasan 10 hingga 20 hektare. Lahan ini dibudi dayakan secara alami untuk kepentingan masyarakat.

"Menjelang peringatan hari air sedunia hal ini juga menjadi fokus pembicaraan kita untuk mendapat masukan dari berbagai pihak yang benar-benar mengetahui model budi daya dan percepatan pertumbuhannya. Sagu yang ada saat ini berbentuk dusun sagu yang dikelola secara alami oleh masyarakat secara turun temurun, sebenarnya tidak ada masalah dikelola secara alami tinggal bagaimana proses percepatan pertumbuhannya yang harus dipikirkan," jelas Bupati saat ditemui di kantornya, Selasa (6/3/2018).

Awoitauw juga mengatakan, di waktu lalu, ada data pertanian yang menyebutkan lahan hutan sagu yang dikelola ada sebanyak 14 ribu hektare. Sementara ribuan hektare lainnya masih dikelola masyarakat dalam dusun. 

"Untuk mengelola lahan sagu ini butuh keterlibatan pihak swasta, tetapi juga masyarakat dapat berperan didalamnya. Kalau hanya untuk tanam pasti bisa oleh masyarakat, persoalannya adalah proses percepatan pertumbuhannya ini yang harus kita pikirkan bersama," ujarnya.

Denix Felle, Katua Forum Kota (Forkot) Sentani mengatakan, hutan sagu di daerah ini habis karena proses pembangunan yang dilakukan pemerintah, tetapi juga ada yang hilang karena hak ulayat yang dijual kepada pihak pengembang.

"Sagu dan masyarakat papua tidak bisa dipisahkan, tetapi kalau hari ini Kepulauan Riau yang dinyatakan sebagai pemasok sagu terbesar, maka sebagai masyarakat papua perlu menyadari dimana hutan kita, apakah sagu yang terbaik masih dari Papua? atau sudah tidak lagi bersama hutannya yang mulai hilang," kesalnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Yayasan Indonesia Cerdas akan sasar bidang lain di Kabupaten Jayapura

Selanjutnya

Pembangunan Pelabuhan Depapre, Bupati: Menhub tidak konsisten 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat