Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. Lampu laser ganggu penerbangan
  • Kamis, 03 November 2016 — 15:29
  • 1024x views

Lampu laser ganggu penerbangan

Penggunaan lampu laser di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya sangat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara El Tari Kupang, sehingga perlu segera ditertibkan oleh pihak berwenang.
Ilustrasi lampu laser.—tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kupang, Jubi - Penggunaan lampu laser di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya sangat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara El Tari Kupang, sehingga perlu segera ditertibkan oleh pihak berwenang.

"Kami sudah sampaikan kepada pemerintah daerah melalui surat resmi agak pihak berwenang segera menertibkan penggunaan lampu laser tersebut, karena sangat mengganggu manuver pesawat saat hendak lepas landas maupun mendarat di Bandara El Tari Kupang," kata Kepala Pengamanan dan Risiko Manajemen Bandara PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Gabriel Lusi Keraf kepada Antara di Kupang, Kamis (3/11/2016).

Ia mengharapkan pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah penertiban demi keamanan penerbangan dari dan ke Bandara El Tari Kupang. Menurut Keraf, penggunaan lampu laser secara sembarangan di daerah ini sudah menjadi salah satu ancaman serius, karena sangat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara El Tari Kupang.

Menurut dia, dalam sepekan terakhir sudah ada delapan keluhan yang disampaikan pilot dari sejumlah maskapai penerbangan yang mendarat di Bandara El Tari pada malam hari. "Mengacu pada laporan dari para pilot tersebut, maka PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang merasa sangat berkepentingan untuk meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas terhadap pengguna lampu laser pada malam hari.

Dia menjelaskan, dalam kondisi pesawat hendak mendarat di ketinggian 4.500 kaki (1,37 km) dari permukaan laut, sinar laser yang diarahkan ke pesawat sangat terasa dan mengganggu pandangan pilot, bahkan dapat membuat pilot mengalami buta sesaat. "Hal ini tentu akan berakibat buruk terhadap keamanan penerbangan, karena jarak pancaran lampu laser mencapai lebih dari dua kilometer yang sangat mengganggu pilot saat hendak mendaratkan pesawat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang Thomas Dagang mengatakan, pihaknya belum mengambil langkah-langkah penertiban terhadap penggunaan lampu laser tersebut, karena belum ada petunjuk dari Wali Kota. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pembangkit listrik terkendala lahan

Selanjutnya

Masyarakat Lamalera akan tetap menangkap ikan paus

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe