Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. Lampu laser ganggu penerbangan
  • Kamis, 03 November 2016 — 15:29
  • 1708x views

Lampu laser ganggu penerbangan

Penggunaan lampu laser di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya sangat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara El Tari Kupang, sehingga perlu segera ditertibkan oleh pihak berwenang.
Ilustrasi lampu laser.—tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kupang, Jubi - Penggunaan lampu laser di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya sangat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara El Tari Kupang, sehingga perlu segera ditertibkan oleh pihak berwenang.

"Kami sudah sampaikan kepada pemerintah daerah melalui surat resmi agak pihak berwenang segera menertibkan penggunaan lampu laser tersebut, karena sangat mengganggu manuver pesawat saat hendak lepas landas maupun mendarat di Bandara El Tari Kupang," kata Kepala Pengamanan dan Risiko Manajemen Bandara PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Gabriel Lusi Keraf kepada Antara di Kupang, Kamis (3/11/2016).

Ia mengharapkan pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah penertiban demi keamanan penerbangan dari dan ke Bandara El Tari Kupang. Menurut Keraf, penggunaan lampu laser secara sembarangan di daerah ini sudah menjadi salah satu ancaman serius, karena sangat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara El Tari Kupang.

Menurut dia, dalam sepekan terakhir sudah ada delapan keluhan yang disampaikan pilot dari sejumlah maskapai penerbangan yang mendarat di Bandara El Tari pada malam hari. "Mengacu pada laporan dari para pilot tersebut, maka PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang merasa sangat berkepentingan untuk meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas terhadap pengguna lampu laser pada malam hari.

Dia menjelaskan, dalam kondisi pesawat hendak mendarat di ketinggian 4.500 kaki (1,37 km) dari permukaan laut, sinar laser yang diarahkan ke pesawat sangat terasa dan mengganggu pandangan pilot, bahkan dapat membuat pilot mengalami buta sesaat. "Hal ini tentu akan berakibat buruk terhadap keamanan penerbangan, karena jarak pancaran lampu laser mencapai lebih dari dua kilometer yang sangat mengganggu pilot saat hendak mendaratkan pesawat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang Thomas Dagang mengatakan, pihaknya belum mengambil langkah-langkah penertiban terhadap penggunaan lampu laser tersebut, karena belum ada petunjuk dari Wali Kota. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pembangkit listrik terkendala lahan

Selanjutnya

Masyarakat Lamalera akan tetap menangkap ikan paus

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4800x views
Nasional & Internasional |— Jumat, 05 Oktober 2018 WP | 4691x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4183x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3627x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe