Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Visi Misi LUKMEN : Lanjutkan Papua Bangkit, mandiri dan sejahtera yang berkeadilan
  • Selasa, 06 Maret 2018 — 16:59
  • 3982x views

Visi Misi LUKMEN : Lanjutkan Papua Bangkit, mandiri dan sejahtera yang berkeadilan

"Masyarakat yang demokratis merupakan landasan penting untuk tercapainya masyarakat yang mandiri," ujarnya.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Lukas Enembe dan Klemen Tinal – Jubi/ Tim Lukmen.
Alexander Loen
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1 di Pilkada 2018, Lukas Enembe - Klemen Tinal (Lukmen) mengusung visi misi dan prioritas pembangunan dengan tetap melanjutkan Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang berkeadilan.

Dihadapan peserta rapat paripurna DPR Papua, pasangan Lukmen menyampaikan visi pembangunan 2018-2023 melingkupi, memantapkan kebangkitan provinsi Papua disegala bidang, memantapkan kemandirian, mewujudkan kesejahetraan rakyat, dan terwujudnya keadilan.

"Keberhasilan pelaksanaan pembangunan dan pemerintah yang telah menuai beragam hasil pada periode 2013-2018, harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Sebab ini merupakan modal dasar yang harus dilanjutkan," kata Enembe saat memaparkan visi misi di Gedung DPRP Jayapura, Selasa (6/3/2018).

Untuk memantapkan kebangkitan Provinsi Papua di segala bidang, Lukmen berjanji akan membangun tatanan sosial yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang luhur dan bermartabat. Sementara kemandirian harus terwujud diseluruh dimensi pembangunan, yaitu mandiri di bidang ekonomi, sosial budaya dan politik.

Sedangkan, mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah pemenuhan dan kecukupan terhadap kebutuhan dasar sebagai manusia sehingga dapat beraktivitas dan berkreativitas, sehingga terwujudnya sikap mental dan perilaku adil, menjunjung tinggi kesetaraan dan kebersamaan, didukung moral dan budaya gotong royong, saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai luhur kemanusiaan.


Misi pembangunan 2018-2023

Pasangan Lukmen menyampaikan, akan memantapkan kualitas dan daya saing SDM, memantapkan rasa aman, tentram dan damai serta kehidupan demokrasi dalam memperkuat bingkai NKRI, penguatan tata kelola pemerintahan, penguatan perekonomian daerah berbasis potensi unggulan lokal dan pengembangan wilayah berbasis kultural, dan percepatan pembangunan daerah tertinggal, terbelakang dan terdepan.

"Memantapkan kualitas dan daya saing SDM Papua dilakukan untuk mendukung dan mewujudkan kebangkitan dan kemandirian. Sebab, orang Papua yang mandiri memiliki kemauan, kreatif dan inovatif sebagai pelaku pembangunan bagi kemajuan daerah untuk mencapai kualitas hidup," kata dia.

Sementara, dalam memantapkan rasa aman, pembangunan akan diarahkan untuk memperkuat kerukunan hidup umat beragama, rasa percaya dan harmonisasi antar kelompok sehingga tercipta kehidupan toleransi dan tenggang rasa di masyarakat.

Disamping itu, dengan keberagaman etnik yang ada di masyarakat, pembangunan budaya diarahkan untuk menghargai nilai budaya masing-masing etnik sebagai suatu nilai keunggulan provinsi Papua dengan menanamkan prinsip kasih menembus perbedaan.

"Masyarakat yang demokratis merupakan landasan penting untuk tercapainya masyarakat yang mandiri," ujarnya.

Dalam peningkatan tata kelola pemerintahan, langkah-langkah yang telah dilakukan akan lebih dimantapkan dan diperkuat, demikian pula perubahan mind-set, culture-set dan pengembangan budaya kerja akan dilakukan secara lebih cepat dan terarah. Demikian juga upaya-upaya mencegah dan mempercepat pemberantas korupsi secara berkelanjutan, dalam menciptakan tata pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa, pemerintah yang bersih dan bebas KKN harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh.

Pada periode 2018-2023, juga akan dilakukan penguatan dan percepatan perekonomian Papua serta akan tetap melanjutkan pengembangan ekonomi di setiap daerah yang berbasis potensi masing-masing wilayah dan kampung. 

"Ini dititikberatkan pada hubungan antar wilayah/kampung didorong dengan membangun keterkaitan sistem produksi, distribusi dan pelayanan antar daerah yang kokoh serta berkesinambungan.," katanya.

Dia menambahkan, pembangunan yang merata dan berkeadilan akan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan provinsi Papua 2018-2023, mengingat pelaksanaan pembangunan di masa lalu, belum mampu mewujudkan pemerataan dan keadilan yang menjadi harapan seluruh masyarakat. (*)

loading...

Sebelumnya

Tak miliki manfaat, Bupati Jayapura hentikan kerjasama dengan PT Sampoerna

Selanjutnya

Ini alasan Plt Bupati Paniai mengeluarkan nota tugas ke OPD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe