Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Jarang di tempat tugas, gaji guru di Asmat diterimakan langsung
  • Rabu, 07 Maret 2018 — 18:15
  • 832x views

Jarang di tempat tugas, gaji guru di Asmat diterimakan langsung

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Jakobus Gedu, mengatakan terhitung sejak Januari 2018, pembayaran gaji para guru tidak lagi ditranser ke rekening masing-masing, namun diterimakan langsung. “Langkah itu diambil setelah mendapatkan keluhan dari masyarakat kalau guru jarang di tempat tugas namun setiap bulan mengambil gaji di bank,” katanya.
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Asmat, Jubi – Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Jakobus Gedu, mengatakan terhitung sejak Januari 2018, pembayaran gaji para guru tidak lagi ditranser ke rekening masing-masing, namun diterimakan langsung.

Hal itu disampaikan Jakobus kepada Jubi diruang kerjanya, Rabu (7/3/2018).

“Langkah itu diambil setelah mendapatkan keluhan dari masyarakat kalau guru jarang di tempat tugas namun setiap bulan mengambil gaji di bank,” katanya.

Dikatakan, pada tahun-tahun sebelumnya, gaji guru ditransfer melalui rekening. Namun terhitung tahun ini atas perintah Bupati Asmat, Elisa Kambu, diterimakan langsung.

Gaji guru bisa diambil di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di tingkat distrik. Namun, sebelum mengambil, harus membawa daftar hadir serta tanda tangan kepalanya terlebih dahulu.

“Ada bendahara yang siap membayar, setelah para guru membawa tanda tangan Kepala UPTD maupun daftar hadir. Itu menjadi acuan untuk diketahui tingkat kehadiran di kampung,” katanya.

Dijelaskan, setelah adanya pembayaran gaji secara manual (diterimakan langsung), kini para guru sudah berlomba-lomba pulang ke tempat tugas di kampung.

“Saya kira cara demikian paling tepat dilakukan agar para guru sadar bahwa ketika menerima gaji harus dibarengi dengan melaksanakan tugas secara baik di kampung,” ujarnya.

Kepala Sekolah SD Inpres Syuru, Abraham Yakayrem, mengatakan proses belajar mengajar di sekolahnya berjalan baik karena para guru selalu berada di tempat tugas.

“Kalaupun ada yang tidak masuk karena sakit atau ada urusan penting lain. Biasanya mereka menyampaikan secara langsung kepada saya,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Seminggu tiga kali, murid SD Inpres Syuru mendapat makan gratis

Selanjutnya

Selamatkan anak Asmat dengan pendidikan berpola asrama

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe