TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pedagang di pasar Pharaa belum sadar buang sampah pada tempatnya
  • Kamis, 08 Maret 2018 — 12:27
  • 451x views

Pedagang di pasar Pharaa belum sadar buang sampah pada tempatnya

Kepala UPTD Pasar Pharaa Sentani, Daniel Sokoy, mengatakan belum ada kesadaran para pedagang untuk membuang sampah pada tempatnya. Akibatnya, sampah menumpuk di banyak sudut pasar yang menampung sekitar dua ribu pedagang setiap harinya.
Tumpukan sampah dekat bangunan baru di pasar Pharaa Sentani - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kepala UPTD Pasar Pharaa Sentani, Daniel Sokoy, mengatakan belum ada kesadaran para pedagang untuk membuang sampah pada tempatnya. Akibatnya, sampah menumpuk di banyak sudut pasar yang menampung sekitar dua ribu pedagang setiap harinya.

Menurutnya, imbauan dan sosialisasi sudah disampaikan berkali-kali dan rutin setiap hari. Tetapi tetap saja masih ada sampah yang dibuang tidak pada tempatnya.

"Ada bak tempat pembuangan sementara dua unit yang ditaruh untuk menjadi tempat pembuangan sementara, tetapi tidak dimanfaatkan. Setelah berjualan, para pedagang ini meninggalkan semua sisa-sisa jualan yang di tempat jual mereka. Bukan kami tidak mau membersihkan tetapi tenaga yang bertugas sangat minim. Saat ini kami sedang menunggu tambahan petugas kebersihan di pasar ini. Untuk itu kami berharap ada kerjasama soal sampah," kata Daniel Sokoy, yang ditemui di Pasar Pharaa Sentani, Kamis (8/3/2018).

Daniel menyebutkan, paling banyak sampah yang ditinggalkan oleh pedagang sayur mayur. Sisa-sisa dedaunan yang digunakan untuk menaruh barang dagangan mereka. Sementara yang lain adalah sisa-sisa ampas pinang dan mayang pinang yang berserakan di samping tempat jualan.

"Berkali-kali imbauan kami sampaikan kepada mereka untuk menjaga kebersihan pasar ini. Pasar ini sedang menuju kepada klimaks pembangunannya yang nantinya ditata dengan rapi dan sesuai jenis barang yang dijual. Kalau tidak dari sekarang kita mulai budaya bersih jelas akan menyusahkan kita juga. Tidak itu saja, dekat dengan bangunan baru yang dibangun ini saja sudah ada sampah," ungkapnya dengan nada kesal.

Yohan Suebu, warga masyarakat yang sedang berbelanja di pasar Pharaa, mengaku sangat prihatin dengan kondisi pasar yang dipenuhi dengan sampah di setiap sudut dan tempat jualan.

"Kasihan juga ya, ibu-ibu itu jualannya dekat dengan sampah. Padahal ini pasar pemerintah. Kenapa tidak diatur atau ditata soal kebersihan di pasar ini. Para pedagang juga harus bisa memilih tempat yang baik untuk berjualan, karena barang dagangan yang dijual itu akan dibeli dan dimakan oleh manusi juga," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Puluhan lapak liar di pasar Pharaa dibersihkan  

Selanjutnya

Relokasi pedagang ke pasar Pharaa harus kongkrit

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat