Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Panwas Nabire ingatkan ASN tak terlibat kampanye calon
  • Kamis, 08 Maret 2018 — 15:58
  • 712x views

Panwas Nabire ingatkan ASN tak terlibat kampanye calon

Mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mentaati peraturan sebagaimana telah diatur dalam undang-undang.
Ketua Panwas Kabupaten Nabire, Adriana Sahempa (baju biru), saat memberikan arahan kepada anghota panwas Distrik se-Kabuoaten Nabire. Selasa (05/2/208) - Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Menjelang kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pekan depan, Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu, mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tim kampanye agar mentaati peraturan sebagaimana telah diatur dalam undang-undang.

“Termasuk ASN tidak dibolehkan menjadi tim kampanye. sebab hal ini jelas melanggar ketentuan dalam undang-undang nomor 10 Tahun 2016 pasa 70 poin B,” ujar Ketua Panwas Nabire, Adriana Sahempa, kepada Jubi, Kamis (08/2/2018)

Sahempa juga menyebutkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKUP) nomor 4, tahun 2017, tentang tahapan kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Peraturan Bawaslu nomor 12, Tahun 2017 tentang pengawasan tahapan pelaksanaan kampanye dalam Pemilu.

“Sedangkan Pejabat daerah atau Bupati dan Wakil Bupati, Ketua dan Anggota DPRD ikut berkampanye mendukung pasangan calon, maka harus mengajukan surat izin cuti,” kata Sahempa menjelaskan.

Menurut dia surat izin cutinya ditujukan kepada Gubernur dan menyerahkan salinannya kepada Panwaslu. Dalam kampanye juga Pejabat Daerah tidak diperolehkan menggunakan fasilitas negara atau fasilitas daerah terkait dengan jabatannya.

“Misalnya, menggunakan mobil Dinas, atau fasilitas-fasilitas daerah sebagai sarana untuk melaksanakan kampanye,”katanya.

Sedangkan untuk ASN, sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri nomor 273/3772/SJ tentang tentang Netralitas ASN dan larangan pengunaan fasilitas Pemerintah Daerah dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Panwaslu Kabupaten Nabire telah melakukan pencegahan dengan mengirimkan surat imbauan untuk mencegah terjadinya pelanggaran atau menyalahi aturan yang dilampiri dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri ke seluruh OPD.

“Termasuk BUMN dan BUMD. juga untuk tim kampanye yang siap untuk melaksanakan kampanye,” katanya.

Sekretaris Panwas Kabupaten Nabire, Otofianus Tebai, menyebutkan tahapan kampanye ada pertemuan terbatas dan tatap muka atau dialog.

“Sesuai jadwal yang ada untuk Kabupaten Nabire, kampanye dialog akan dilakukan pada tangal 12 dan 13 Maret oleh pasangan Lukmen,” ujar Tebai.

Ia berharap kepada seluruh ASN dan tim kampanye agar benar-benar memperhatikan dan melaksanakan ketentuan yang ada sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan. (*)

loading...

Sebelumnya

KPU Nabire seleksi anggota PPS Pemilu 2019

Selanjutnya

Gereja Katolik Santo Antonius akan di bangun kembali

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe