Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Gereja Katolik Santo Antonius akan di bangun kembali
  • Sabtu, 09 Maret 2018 — 20:43
  • 908x views

Gereja Katolik Santo Antonius akan di bangun kembali

Namun bantuan tersebut masih belum cukup, sebab diperkirakan pembangunan Gereja akan menelan anggaran lebih dari Rp 6 milyar.
Alat berat yang sedang meratakan timbunan tanah di halaman Gereja - Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Pasca terbakarnya Gereja Katolik Santo Antonius Bumi Wonerejo Nabire pada 25 Desember 2016 lalu, kini umat Gereja tersebut berencana akan membangunnya kembali pada tahun ini. 

Gereja yang berada dibawah Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK), memiliki umat hampir 500 orang. Dan saat ini, ibadah Ekaristi tiap minggu, masih menggunakan bangunan Gereja darurat.

Untuk membangun kembali gereja baru, maka dibutuhkan biaya yang tidak sedikit dan pasti memerlukan uluran tangan dari para donatur. Menurut informasi yang dihimpun Jubi, Bupati Nabire, telah membantu dana awal sebesar Rp200 juta pada Desember 2017 lalu. Namun bantuan tersebut masih belum cukup, sebab diperkirakan pembangunan Gereja akan menelan anggaran lebih dari Rp6 milyar.

Ketua Dewan Gereja St. Antonius, Petrus Petege mengatakan, selain bantuan Bupati Nabire ini, tentu sumber pendanaan lain adalah dari umat Gereja.

“Baik sumbangan pribadi, juga dari iuran wajib yang dibebankan kepada umat dari tiap kring (kelompok lingkungan dalam paroki),” ujarnya kepada Jubi di Nabire, Kamis (8/3/2018).

Sumbangan dari kring tersebut kata dia, tentunya tergantung kesepakatan masing – masing. Dan ada kring yang sudah sepakat untuk menyetor tiap bulannya sebesar Rp1,5 juta.

Selain dari Bupati Nabire, dana awal yang berasal dari sumbangan - sumbangan dari umat itu jika ditotal, terkumpul kurang lebih Rp 300 juta.

Diapun berharap, kiranya dengan sumbangan – sumbangan yang ada, akan menjadi modal untuk pembangunan gereja ini kedepan. Kata Petege, awal pembangunan tahap pertama adalah penimbunan  yang dilakukan bulan Maret ini.

“Yang merupakan sumbangan pribadi dari beberapa orang umat berupa truk, ada juga yang menyumbangkan tanah timbunan, serta di bantu Dinas Perhubungan untuk mengawasi keluar masuknya truk,” katanya.

Sementara itu, dari laboratorium forensik (Labfor) Kepolisian di Makassar, didapati informasi jika kebakaran Gereja tersebut adalah akibat lilin dari sekitar gua Natal buatan, apalagi saat itu sedang suasana Natal dan ada kandang serta gua yang dibuat di dalam Gereja.

“Sudah ada hasil pemeriksaan. Saat itu ada lilin yang menyala di sekitar kandang Natal, jatuh dan membakar karung yang dihias lalu menyebar dan melahap habis Gereja,” ujarnya.

Senada hal di atas, Ketua Pembangunan Gereja Katolik St. Antonius Bumi Wonerejo, Otopianus Tebai menambahkan, untuk tahap awal pengerjaan yang dilakukan adalah penimbunan dan membuat pondasi. Sementara untuk ukuran Gerejanya masih dalam tahap rancangan, namun sedang dilakukan konsultasi kepada Uskup Timika.

“Dan bila rancangan dan ukuran Gereja sudah disampaikan Uskup, maka pembangunan akan dilanjutkan,” katanya.

Usai penimbunan,  pihaknya akan kembali mengumpulkan bahan seperti pasir kali, pasir laut dan batu serta bahan lainnya untuk pembangunan pondasi.

“Rencananya panjang hampir 40 meter sebab umat semakin bertambah. Sehingga tidak mungkin gereja kecil. Juga menggunakan rangka baja,” ujarnya.

Pembangunan gereja tersebut diharapkan bisa rampung pada Desember 2018, agar umat bisa merayakan Ibadah Natal dengan gedung yang baru.

“Tetapi ini semua tergantung bahan dan keuangan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Panwas Nabire ingatkan ASN tak terlibat kampanye calon

Selanjutnya

Jemaat Alfa Omega galang dana lewat panggung hiburan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe