Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Potensi konflik Pilgub lebih besar ketimbang Pilkada Jayawijaya
  • Sabtu, 10 Maret 2018 — 17:23
  • 899x views

Potensi konflik Pilgub lebih besar ketimbang Pilkada Jayawijaya

Menurutnya, potensi konflik sangat besar untuk pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Jayawijaya, karena pilgub sendiri akan diikuti dua pasangan calon, sedangkan pilkada Jayawijaya sendiri hanya satu pasangan calon.
Kantor KPU Jayawijaya yang telah dipasang baliho setiap calon gubernur dan wakil gubernur maupun calon bupati dan wakil bupati Jayawijaya-Jubi/Islami.
Islami Adisubrata
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengaku, potensi terjadinya konflik pada pemilihan gubernur Papua dibandingkan dengan pilkada Jayawijaya, lebih besar. Pasalnya, awal pekan ini dirinya mendapat laporan bahwa di salah satu distrik di Jayawijaya hampir terjadi konflik antar pendukung pasangan calon gubernur Papua.

“Jadi, di distrik itu ada sekelompok pendukung paslon gubernur tertentu yang menurunkan baliho pasangan calon gubernur lainnya sehingga hampir terjadi konflik antar pendukung,” kata Kapolres kepada wartawan di kantornya, Sabtu (10/3/2018).

Hal itu terjadi kata Yan Reba, karena adanya adanya klaim-klaim wilayah, dimana distrik A merupakan basis paslon tertentu dan distrik B merupakan basis pendukung pasangan tertentu.

Menurutnya, potensi konflik sangat besar untuk pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Jayawijaya, karena pilgub sendiri akan diikuti dua pasangan calon, sedangkan pilkada Jayawijaya sendiri hanya satu pasangan calon.

“Saya tegaskan jika sudah ada klaim-klaim itu telah melanggar aturan KPU, karena tindakan itu sudah melarang seseorang untuk tidak boleh melaksanakan aktifitas kampanye. Makanya saya harap agar berdemokrasi yang sehat, bila perlu kita jadikan sebagai pilot project (proyek percontohan) berpolitik dan berdemokrasi di pegunungan ini sebagai cermin untuk kabupaten lainya,” kata Kapolres.

Meski sejauh ini situasi kamtibmas di Jayawijaya jelang saat masa kampanye berjalan aman, Kapolres juga memastikan jika polisi tetap optimis situasi jelang pilgub dan pilkada Jayawijaya akan tetap aman, dengan langkah-langkah yang dibangun soliditas antara KPU, Panwas masyarakat, sejumlah tokoh, polisi dan TNI.

Komisioner divisi logistik dan keuangan KPU Jayawijaya, Effendi Pakpahan mengatakan, tahapan pemilihan gubernur Papua saat ini telah berjalan sesuai jadwal. Dimana, pada Sabtu (3/3/2018) KPU telah menyerahkan sejumlah alat peraga bagi tim sukses masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua maupun pasangan calon pilkada Jayawijaya.

“Untuk penyerahan alat peraga untuk penyelenggara tingkat bawah telah diserahkan sebelumnya. Kami juga tegaskan kepada tim sukses, dalam pemasangan tidak boleh diletakkan pada tempat yang dilarang seperti di sekolah, tempat ibadah dan perkantoran,” kata Effendi Pakpahan. (*)

loading...

Sebelumnya

Selesai dilantik, PKK distrik Korupun dan Ubahak langsung bekerja

Selanjutnya

Pelatih kesenian Jayawijaya didorong ciptakan kreasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2919x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2617x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1526x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1317x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : re[email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe