Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Pilot AMA selalu pastikan pasien dapat penanganan rumah sakit
  • Sabtu, 10 Maret 2018 — 21:20
  • 685x views

Pilot AMA selalu pastikan pasien dapat penanganan rumah sakit

Dia menambahkan, sebenarnya AMA tidak mempunyai tanggung jawab untuk mengantar pasien sampai ke rumah sakit, namun itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian saja.
Ilustrasi salah satu pesawat dari maskapai AMA - Jubi/Papua.antaranews.com
ANTARA
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi - Direktur maskapai penerbangan Associated Mission Aviation (AMA) Djarot Soetanto mengatakan, pilot yang bekerja di maskapai penerbangan yang dipimpinnya selalu mengantar pasien sampai ke rumah sakit untuk berobat setelah membawa pasien dari pedalaman, bahkan memastikan penanganan pada pasien tersebut.

Padahal kerja sama maskapai penerbangan AMA dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua hanyalah untuk mengantar pasien yang dirujuk dari pedalaman Papua ke kota, lalu dijemput dan diantarkan ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.

"Pilot AMA biasanya antar pasien ke rumah sakit, dan kadang-kadang pihak AMA mengantar pasien ke RSUD Jayapura," kata Djarot di Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (10/3/2018).

Menurut Djarot, ibu hamil yang hendak melahirkan, biasanya diantarkan oleh pilot ke RSUD Jayapura. Pilot yang mengantar ibu melahirkan itu ke rumah sakit, harus memastikan pasien benar-benar ditangani dan harus ada tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

"Kalau sudah ada tindak lanjut dari rumah sakit baru pilot ini bisa pulang," kata mantan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua itu.

Dia menambahkan, sebenarnya AMA tidak mempunyai tanggung jawab untuk mengantar pasien sampai ke rumah sakit, namun itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian saja.

Pada 26 Mei 2015 Dinkes Papua menggandeng empat maskapai penerbangan misionaris untuk memudahkan akses pelayanan rujukan dari daerah pedalaman Papua ke kota dan sebaliknya.

"Kerja sama dengan keempat maskapai penerbangan itu dilakukan karena selama ini masyarakat Papua yang berada di balik gunung dan daerah kepulauan berjuang sendiri untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan," kata Kepala Dinkes drg. Aloysius Giyai.

Keempat maskapai penerbangan misionaris ini adalah AMA, MAF, maskapai penerbangan Advent Yajazi dan Heli Mission.(*)

loading...

Sebelumnya

TPKP Rimba pertanyakan kondisi terkini Puti Hatil ke Dinkes Papua

Selanjutnya

TPKP Rimba Papua: Dinkes Papua harus tepati 44 rekomendasi Korowai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe