Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. DPR Papua larang dokter coas ditempatkan di UGD
  • Minggu, 11 Maret 2018 — 18:59
  • 764x views

DPR Papua larang dokter coas ditempatkan di UGD

Pelayanan di UGD harus dokter professional, bukan dokter dokter muda yang sedang magang.
RSUD Dok II Jayapura – Jubi/ Dok.
Arjuna Pademme
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi kesehatan dan pendidikan, DPR Papua, Yan Permenas Mandenas, meminta agar dokter coas tidak ditempatkan di unit gawat darirat (UGD). Pelayanan di UGD harus dokter professional, bukan dokter dokter muda yang sedang magang.

“Di mana-mama rumah sakit yang kami kunjungi, di UGD tidak ada namanya dokter coas dan dokter muda. Mereka hanya ada di ruang rujuk pasien,” kata Mandenas, ketika rapat bersama manajemen RSUD Jayapura beberapa waktu lalu..

Ia menilai manajemen RSUD Jayapura selama ini tidak dapat berbuat banyak dengan munculnya dokter coas, sedangkan dokter senior mangkir tugas diduga menerima job di luar rumah sakit. Mandenas menyarankan solusi tunjangan yang cukup bagi dokter senior dan spesialis agar tidak meninggalkan tanggung jawab.

“Namun aturannya harus diperketat, mereka tidak boleh meninggalkan tugas selama kewajibannya belum dilaksanakan,” kata Mandenas  menambahkan.

Menurut dia, jika hal itu tetap tak mampu, sebaikya dokter dievaluasi atau menggunakan dokter yang siap melayani pasien 24 jam. Mandenas  mengharap menejemen RSUD Jayapura dibenahi secara bertahap.

“Kami juga minta transparan dalam pengelolaan keuangan manajemen rumah sakit, termasuk hak dokter dan perawat,” katanya.

Wakil Ketua Komisi  kesehatan dan pendidikan, DPR Papua, Maria Duwitau, menyebut hingga kini banyak hal yang harus dibenahi di RSUD Jayapura yang selama ini banyak masalah.

“RSUD Dok II Jayapura ini selalu ada masalah dari tahun ke tahun. Kini salah satunya mencari orang yang benar-benar tepat memimpin rumah sakit itu,” kata Duwitau. (*)

loading...

Sebelumnya

DPR Papua menunggu pengajuan rencana anggaran RSUD Jayapura

Selanjutnya

Pasca KLB, Keuskupan Agats programkan kampung sehat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe