Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Aturan ketat, tapi minol masih beredar
  • Senin, 12 Maret 2018 — 17:49
  • 585x views

Aturan ketat, tapi minol masih beredar

Ini sudah jadi rahasia umum,  minol juga memberikan pemasukan tersendiri bagi mereka yang memanfaatkan kesempatan peredarannya secara tersembunyi.
Ilustrasi minol yang akan dimusnahkan beberapa waktu lalu dihalaman Polres Jayapura - Jubi / Engel Wally.
Engelbert Wally
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi - Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu telah memulangkan ribuan botol minuman beralkohol (minol) dengan menggunakan satu unit kontainer, langsung dari Pelabuhan Jayapura ke Pabriknya di Surabaya.

Kendati demikian,  peredaran minol didaerah masih beredar secara sembunyi-sembunyi ditengah masyarakat.  Boaz Enok Tokoh masyarakat adat di daerah ini mengatakan, Pemerintah Daerah dan perangkatnya tidak hanya mengeluarkan aturan yang melarang dan menutup peredaran minol di sini, tetapi harus dipastikan dengan mendatangi oknum yang menjual barang haram tersebut. 

"Ini sudah jadi rahasia umum,  minol juga memberikan pemasukan tersendiri bagi mereka yang memanfaatkan kesempatan peredarannya secara tersembunyi. Pemerintah daerah melalui aparat hukum langsung mendatangi oknum penjual minol dan memberikan sangsi yang berat," jelas Boaz Enok saat ditemui di Sentani, Senin (12/3/2018).

Sementara, Kornelis Yanuaring, Wakil Ketua II DPR Kabupaten Jayapura mengakui, peredaran minol ini bisa terjadi karena masih ada celah di sisi pengawasannya.

"Sekalipun aturan dan pencabutan izin penjualan sudah dicabut,  tetapi pengawasan rutin harus tetap dilaksanakan. Sehingga dengan demikian oknum penjual juga akan ragu melakukan usahanya di sini," ujarnya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Dewan minta fasilitas pendukung pasar Pharaa disiapkan

Selanjutnya

Danau Sentani, sumber lain air bersih di tengah krisis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe