Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Panwaslu Paniai ajak publik tunggu hukum
  • Selasa, 13 Maret 2018 — 20:36
  • 482x views

Panwaslu Paniai ajak publik tunggu hukum

Sengketa rekomendasi pembatalan pasangan calon perseorangan di Pilkada Paniai saat ini sedang disidangkan di Pengadikan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar dan Mahkamah Agung (MA) Jakarta.
Ketua Panwaslu Paniai, Alex Pigome (kanan) dalam sebuah kesempatan di kantor Bupati Paniai – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Paniai, Jubi – Panitia Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Paniai, Papua, meminta kepada semua pasangan calon (Paslon) maupun massa pendukung agar tetap tenang menjelang putusan sengketa Pilkada Paniai.

Sengketa rekomendasi pembatalan pasangan calon perseorangan di Pilkada Paniai saat ini sedang disidangkan di Pengadikan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar dan Mahkamah Agung (MA) Jakarta.

“Memang mereka (paslon) sedang tempuh jalur hukum atas putusan Panwaslu itu di PTTUN Makassar dan MA Jakarta. Maka, mari kami ajak kita sama-sama tunggu putusan PTTUN dan MA,” kata Ketua Panwaslu Paniai, Alex Pigome kepada Jubi, Selasa, (13/3/2018).

Tiga Paslon Perseorangan, sedang mengajukan gugatan ke MA, sedangkan di PTTUN Paslon Yulius Kayame – Martinus Keiya. Pigome mengatakan, mengambil keputusan atas gugatan Paslon Hengki Kayame – Yeheskiel Tenouye karena pendaftaran yang dilakukan oleh tiga Paslon jalur independen menggunakan KTP Nasional dan Surat Keterangan (Suket).

“Sebagai anak daerah, saya ajak kita semua tetap tenang sambil mengikuti semua proses ini dengan baik,” katanya.

Komisioner KPU Paniai, Ance Boma mengatakan, akan lanjutkan tahapan jika putusan MA dikeluarkan. “Kami tunda tahapan karena situasi keamanan di Paniai sedikit kurang mendukung,” kata Boma.

Menurut dia, masa dari tiga paslon independen ngotot agar Pilkada ditunda. “Sampai datang demo dengan ancaman kepada kami (KPU). Jadi, kita tunggu putusan MA dulu,” katanya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Paniai tertibkan jabatan ganda kepala Puskesmas

Selanjutnya

Yakobus Dumupa: Mutasi jabatan itu wajar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe