Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Disperindagkop Jayapura temukan empat jenis pungli di Pasar Hamadi
  • Jumat, 04 November 2016 — 13:14
  • 816x views

Disperindagkop Jayapura temukan empat jenis pungli di Pasar Hamadi

"Minggu depan kami berencana melakukan penertiban juga di Pasar Youtefa, karena dari laporan yang kami terima kondisinya hampir sama dengan Pasar Hamadi, namun lebih kompleks lagi karena ada tempat judi, mabuk-mabukan, dan penjualan togel di sana," ujarnya.
Pedagang ikan di Pasar Sentral Hamadi - Dok. Jubi
Ramah
ramah@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Jayapura menemukan empat jenis pungutan liar (pungli) yang terjadi di pasar tradisional Hamadi, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Kepala Disperindagkop Kota Jayapura Robert L. N. Awi mengungkapkan, empat jenis pungli tersebut adalah penarikan retribusi karcis harian dan bulanan, parkir, pemakaian toilet, dan penyewaan kios.

"Kami tahu terjadi pungli berawal dari penertiban yang kami lakukan 12 Oktober lalu, pelakunya tak hanya masyarakat setempat tapi juga ada pegawai kami, kami meminta dukungan dari kepolisian untuk mengungkap pungli ini," ujar Robert di ruang kerjanya, Kamis (3/11/2016).

Dijelaskannya, modus yang dilakukan oknum adalah menarik retribusi melalui karcis lama maupun yang dicetak sendiri. Dalam melakukan aksinya, pelaku mengatasnamakan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Disperindagkop Kota Jayapura. Padahal mereka bukan petugas dari Disperindagkop.

"Minggu depan kami berencana melakukan penertiban juga di Pasar Youtefa, karena dari laporan yang kami terima kondisinya hampir sama dengan Pasar Hamadi, namun lebih kompleks lagi karena ada tempat judi, mabuk-mabukan, dan penjualan togel di sana," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Jayapura Rasmus D. Siahaya mengatakan, ASN tidak boleh melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Jika ASN kedapatan melakukan pungli, maka ia berjanji akan memberikan sanksi.

"Saya juga minta partisipasi masyarakat menyampaikan bila ada ASN kota yang melakukan pungutan yang tidak ada dasarnya," tambahnya.

Akibat pungli, target retribusi Disperindagkop Kota Jayapura di Pasar Hamadi Rp500 juta tahun ini, hingga Oktober untuk retribusi bulanan baru terkumpul Rp100 juta lebih.(*)

loading...

Sebelumnya

Meski dilarang, minyak goreng curah masih stabil di pasar

Selanjutnya

Jumlah investor pasar modal di Papua mencapai 2.076

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe