Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pilkada Papua
  3. PSU berimbas pada APBD
  • Sabtu, 17 Maret 2018 — 00:08
  • 769x views

PSU berimbas pada APBD

Doren Wakerkwa mengatakan, jika PSU terjadi maka anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang dialokasikan untuk kegiatan kesejahteraan masyarakat akan berkurang dan diperuntukkan bagi PSU.
Ilustrasi - Jubi/Dok.
ANTARA
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi - Penjabat Sementara Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Doren Wakerkwa meminta penyelenggara pemilu dan masyarakat tidak menciptakan pemungutan suara ulang (PSU) pada pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati setempat.

Doren Wakerkwa mengatakan, jika PSU terjadi maka anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang dialokasikan untuk kegiatan kesejahteraan masyarakat akan berkurang dan diperuntukkan bagi PSU.

"Seluruh parpol, kepala distrik, SKPD, harus mengarahkan suara untuk memilih calon yang Tuhan panggil. Konsekuensi adalah APBD apabila kita melakukan evaluasi kembali terhadap pemilihan kepala daerah," katanya saat memberikan sambutan pada Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya di Wamena, Jumat (16/3/2018).

Wakerka mengimbau masyarakat, terutama partai politik pengusung calon untuk ikut menciptakan situasi pilkada yang aman tanpa konflik.

"Kepada KPU Jayawijaya saya mengharapkan bertindak tegas, profesional, independensi sehingga tugas sesuai mekanisme. Kepada parpol, ingat bahwa siapapun yang maju adalah saudara sehingga kita berpolitik yang santun," ungkapnya.

Selain itu, Wakerka yang juga Asisten Bidang Pemerintahan di Setda Provinsi Papua itu mengimbau masyarakat Jayawijaya agar datang dan menyalurkan hak politik mereka pada 27 Juni mendatang.

"Kita semua mengharapkan pilkada Jayawijaya berlangsung aman dan damai tanpa menimbulkan korban. Ini kesempatan kita untuk menghargai perbedaaan dan keragaman. Mari kita menunjukan kepada dunia bahwa kehidupan yang harmonis telah dipraktikkan oleh masyarakat Jayawijaya," katanya.

Debat terbuka yang berlangsung di Aula Ukumiarek Asso itu dihadiri sektar 90 lebih masyarakat serta beberapa pejabat. Misalnya, Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba, Ketua Panwas Jayawijaya Fredy Wamo serta sejumlah komisioner KPU.(*)

loading...

Sebelumnya

Jangan janjikan yang tak pasti untuk masyarakat Anim Ha

Selanjutnya

ASN aktif kampanye, Bawaslu Papua: Sanksinya pecat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32926x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8971x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6478x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5923x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5634x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe