Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. LP3BH dukung laporan jurnalis terhadap anggota Polisi
  • Minggu, 18 Maret 2018 — 22:43
  • 707x views

LP3BH dukung laporan jurnalis terhadap anggota Polisi

Pelaporan kasus hukum dilakukan setelah pemilik akun facebook atas nama Yohanes Krey maupun Kurube Willem dinilai melakukan tindak pidana menyebar ujaran kebencian dan berita bohong melalui media sosial ke Polda Papua Barat.
Puluhan wartawan di Manokwari saat melaporkan di Polda Papua Barat – Jubi/Doc
Abeth You
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi - Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Papua Barat, menyatakan dukungan terhadap jurnalis setempat yang melaporkan anggota polisi dan petugas Bandar udara Rendani.  

Pelaporan kasus hukum dilakukan setelah pemilik akun facebook atas nama Yohanes Krey maupun Kurube Willem dinilai melakukan tindak pidana menyebar ujaran kebencian dan berita bohong melalui media sosial ke Polda Papua Barat.

“Kami (LP3BH) sangat mendukung sikap para jurnalis saya mendesak Kapolda Papua Barat memproses laporan itu,” kata Direktur LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, kepada Jubi, Minggu, (19/3/2018).

Menurut dia, prinsip hukum pidana tidak menghapus laporan para kuli tinta di Manokwari  meskipun Kapolres Manokwari atas nama pimpinan kepolsian sudah meminta maaf di media massa.

“Ini sangat dimungkinkan karena tindakan oknum anggota Polres Manokwari dan oknum petugas bandara Rendani serta pemilik akun Yohanes Krey maupun pemilik akun Kurube Willem sudah menjurus ke tindak pidana menghambat kebebasan pers,” kata  Warinussy, menjelaskan.

Ia menyebutkan para jurnalis dilindungi sesuai undang-undang nomor 40 Tahun 1999, selain itu tindakan para anggota polisi dan petugas Bandara melanggar undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Tercatat tiga pengguna media sosial Facebook  atas nama Yohanis Krey, Widhiantara DTT dan Kurube Welem WT resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polda Papua Barat oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan perkara pencemaran nama baik profesi dan ujaran kebencian, pada Jumat (16/3/2018).

"PWI tidak saja melaporkan dugaan pelanggaran terhadap UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)  di SPKT Polda Papua Barat, tapi juga membuat laporan pengaduan ke Dir Propam Polda Papua Barat,” kata Ketua Bidang Advokasi PWI Papua Barat, Kris Tanjung.

Menurut dia pengguna akun FB atas nama Widhiantara DTT adalah oknum anggota Kepolisian di Polres Manokwari. (*)

loading...

Sebelumnya

DAP didesak mengajukan Perdasus hak adat

Selanjutnya

Masyarakat adat perlu diberi pemahaman hak ulayat dan hak komunal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe