Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Warga Kota Jayapura, Telkom janjikan tagihan hanya untuk tanggal 1-17 Oktober saja!
  • Jumat, 04 November 2016 — 19:49
  • 1948x views

Warga Kota Jayapura, Telkom janjikan tagihan hanya untuk tanggal 1-17 Oktober saja!

Sementara itu, General Manager PT Telkom Witel Papua, Lonely Baringin mengatakan pihaknya telah berlakukan "adjustment billing" (penyesuaian penagihan) bagi 8000 ribu pelanggan di Kota Jayapura. Dimana konsumen hanya akan ditagih dari 1-17 Okrober 2016.
Pertemuan antara Pemerintah Provinsi Papua dengan pihak Telkom dan Telkomsel untuk meminta penjelasan tentang kerusakan jaringan telekomunikasi di Jayapura - Jubi/Alexander Loen
Alexander Loen
Editor : Victor Mambor
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta pihak Telkom dan Telkomsel berlaku adil kepada setiap pelanggan di Papua, secara khusus Kota Jayapura. Terutama terkait pembayaran tagihan pasca putusnya kabel fiber optik di perairan Jayapura-Sarmi.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty mengatakan sejak bulan lalu masyarakat Jayapura dan sekitarnya tidak maksimal menggunakan jaringan internet. Padahal sebagian besar pelanggan telah membeli paket flash (penggunaan internet) yang berlaku selama satu bulan.

"Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel, apakah akan melakukan pengembalian uang, pulsa atau penyesuaian penagihan berkaitan dengan gangguan jaringan yang sangat merugikan masyarakat itu," kata Elia usai pertemuan dengan pihak Telkom dan Telkomsel, di Jayapura, Jumat (4/11/2016).

Dia menambahkan dari hasil pertemuan, pihak Telkom dan Telkomsel mengestimasi jaringan komunikasi dan internet di Jayapura akan normal pada 19 November mendatang.

Alia Loupatty juga mengusulkan kepada pihak Telkom maupun Telkomsel agar melibatkan jurnalis dalam proses perbaikan jaringan kabel fiber optik yang dikatakan rusak. Ini diusulkannya sebagai keterbukaan kepada masyarakat yang merasa dirugikan. Namun pihak Telkom maupun Telkomsel tidak bisa memberikan jawaban atas usulan tersebut.

Sementara itu, General Manager PT Telkom Witel Papua, Lonely Baringin mengatakan pihaknya telah berlakukan "adjustment billing" (penyesuaian penagihan) bagi 8000 ribu pelanggan di Kota Jayapura. Dimana konsumen hanya akan ditagih dari 1-17 Okrober 2016.

"Kami akan lakukan itu. Jadi kami nanti hanya menagih pelanggan dari 1-17 Oktober 2016," kata Lonely.

Terkait perbaikan kabel fiber optik, pihaknya sudah mengerahkan kapal khusus sejak 20 Oktober 2016 dari Batam bersamaan dengan pengurusan izin dari berbagai instansi yang ada kaitannya dengan pekerjaan ini.

"Berbagai tahapan harus dilakukan mengingat pekerjaan ini spesial (bawah laut) sehingga butuh izin dari Departemen Pertahanan dan Keamanan, Perhubungan Laut, TNI AL, Navigasi dan beberapa institusi lainnya termasuk KPLP," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tak ada guru, lulusan SMP pun mengajar di Manokwari Selatan

Selanjutnya

Satu miliar untuk Mama-mama pedagang asli Papua di Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6692x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3326x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2826x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2371x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe