Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. KLB DBD di Yalimo, Dinkes Papua segera kirim tim
  • Senin, 19 Maret 2018 — 15:29
  • 1407x views

KLB DBD di Yalimo, Dinkes Papua segera kirim tim

DBD bisa terjadi karena virus demam berdarah yang dibawa oleh gigitan nyamuk aedes, ada orang yang digigit kemudian nyamuk itu menggigit orang yang sehat akhirnya orang itu terkena virus demam berdarah.
Ilustrasi - Jubi/Ist.
ANTARA
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kabupaten Yalimo telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) di wilayah itu, akibat masifnya penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD). Atas status itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua akhirnya mengambil kebijakan untuk segera mengirim tim ke Kabupaten setempat, untuk membantu penanganan KLB DBD tersebut.

"Kepala Seksi Wabah dan Bencana Dinkes Papua Yamamoto Sasarari masih terus membangun koordinasi dengan Sekretaris Dinkes Papua Silwanus Sumule dan Kepala Dinkes Papua Aloysius Giyai terkait dana, begitu dana ada tim langsung berangkat ke Yalimo," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Papua dr Aaron Rumainum di Jayapura, Senin (19/3/2018).

Menurutnya, tim kesehatan dari Yalimo sudah siap menerima transferan ilmu terkait penanganan nyamuk demam berdarah dari tim kesehatan dari dinkes provinsi. Sedangkan tim dari Dinkes Provinsi Papua, akan membawa beberapa tenaga teknis untuk melakukan penyemprotan/fogging di Yalimo.

Dia melanjutkan, DBD bisa terjadi karena virus demam berdarah yang dibawa oleh gigitan nyamuk aedes, ada orang yang digigit kemudian nyamuk itu menggigit orang yang sehat akhirnya orang itu terkena virus demam berdarah.

Menurutnya, semua daerah bisa saja terjadi demam berdarah, tetapi belum tentu semua daerah dapat demam berdarah dengue (DBD), jika di daerah tersebut tidak ada nyamuk aedes maka agak sulit terkena DBD terutama di daerah yang sangat dingin.

“Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua menyatakan terjadi kasus kejadian luar biasa demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Yalimo. Kasus DBD Yalimo dinyatakan KLB karena baru pertama kali terjadi di Elelim, Kabupaten Yalimo,” ujarnya.

Data penderita DBD di Yalimo, seperti yang dilaporkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Yalimo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Yalimo pada Senin (12/3/2018) dan Selasa (13/3/2018), masing-masing dua kasus.

"Hingga kini ada empat kasus, dari empat kasus itu satu orang dinyatakan positif DBD dan satu orang suspect/dicurigai demam berdarah didapat dari RSUD Wamena karena dua orang pasien ini dirujuk rumah sakit Wamena," kata Aaron Rumainum.

Selain itu kata dia, dua pasien lainnya juga curigai DBD. Mereka sementara ini dirawat di Puskesmas Perawatan Elelim, Yalimo.(*)

loading...

Sebelumnya

Ini kondisi terakhir Puti Hatil di kampung Afimabul

Selanjutnya

Sekolah, tempat mayoritas kekerasan terhadap anak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe