Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Gaji tidak dibayar, security dan cleaning service RSUD Yowari mogok kerja
  • Selasa, 20 Maret 2018 — 12:27
  • 3587x views

Gaji tidak dibayar, security dan cleaning service RSUD Yowari mogok kerja

Soleman menyebutkan berdasarkan rencana anggaran yang termuat dalam kontrak dengan pihak ketiga, upah yang harus diterima adalah Rp 3,1 juta. Tetapi yang sebelumnya diterima sebesar Rp 2,6 juta. 
Petugas keamanan dan kebersihan di RSUD Yowari yang mogok kerja, Selasa (20/3/2018) - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi  - Sejumlah petugas keamanan (security) dan petugas kebersihan (cleaning service) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari Kabupaten Jayapura mogok kerja akibat gaji mereka selama tiga bulan belum dibayar.

Kepala security RSUD Yowari, Soleman Manuri, mengatakan selama tiga bulan bekerja pihaknya belum mendapatkan hak yang semestinya diterima dari pihak ketiga yang menerima mandat jasa pekerjaan. 

"Kita bekerja seperti tidak dalam prosedur yang diatur oleh pihak rumah sakit dan pihak ketiga yang membawahi kami. Selama tiga bulan bekerja di sini kami belum dibayar. Oleh sebab itu, sejak hari ini kami mogok kerja sampai upah kami dibayarkan," jelas Manuri, saat ditemui di halaman RSUD Yowari, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibhu, Selasa (20/3/2018).

Soleman menyebutkan berdasarkan rencana anggaran yang termuat dalam kontrak dengan pihak ketiga, upah yang harus diterima adalah Rp 3,1 juta. Tetapi yang sebelumnya diterima sebesar Rp 2,6 juta. 

"Ada selisih Rp 500 ribu di sana dari upah yang harus diterima. Tinggal dikalikan berapa jumlah petugas dan dana yang dipotong," ujarnya.

Wakil Ketua II DPR, Korneles Yanuaring, yang dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan akan turun lapangan dan mencek langsung sebab-sebab tidak dibayarkan upah para petugas kebersihan dan keamanan di RSUD Yowari.

"Kalau ada indikasi korups, pihak yang bersangkutan akan segera diperiksa. Karena soal keuangan, pemerintah sudah bekerja sama dengan BPK dan KPK," tegasnya. 

Plt Direktur RSUD Yowari, dr. Petronela, mengatakan pihaknya baru menerima laporan terkait aksi yang dilakukan oleh para petugas ini. 

"Tentunya kita akan koordinasi dengan pihak ketiga yang membawahi para petugas ini. Kita tidak serta merta langsung memutuskan untuk membayar dan sebagainya karena yang bekerja sama dengan kita adalah pihak perusahaan," katanya menjelaskan.  (*)

loading...

Sebelumnya

Pengelola FDS harus paham budaya masyarakat setempat

Selanjutnya

Status BLU, pelayanan di RSUD Yowari akan makin fleksibel

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe