Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Gunung berapi di Ambae Vanuatu keluarkan abu vulkanik
  • Selasa, 20 Maret 2018 — 15:14
  • 470x views

Gunung berapi di Ambae Vanuatu keluarkan abu vulkanik

Palang Merah Vanuatu (VRCS) mengatakan bahwa mereka berusaha mendirikan cabang di Ambae Barat, untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat.
Pulau Ambae, Vanuatu. -RNZI / Koroi Hawkins
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Ambae, Jubi - Komunitas di sebelah barat dan selatan Pulau Ambae di sekitar Gunung Berapi Lombenben, kembali menjadi korban hujan abu vulkanik sejak gunung itu kembali aktif, Minggu lalu 18/3/2018).

Daerah barat Ambae adalah daerah yang paling padat penduduknya di pulau itu. Badan yang berwenang telah memerintahkan masyarakat di dekat lereng Gunung Lombenben untuk bersiaga.

Pulau-pulau tetangga Ambae, termasuk Pentakosta, Maewo dan Santo juga dapat terkena dampak hujan abu vulkanik, tergantung dari arah angin, menurut informasi yang diterima Daily Post.

Departemen Meteorologi Vanuatu hingga kini masih menyatakan status gunung berapi di Ambae sebagai waspada. Jumat lalu, Dewan Pemerintah Provinsi Penama mengirimkan tim analisis bencana alam ke selatan Ambae.

Palang Merah Vanuatu (VRCS) mengatakan bahwa mereka berusaha mendirikan cabang di Ambae Barat, untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat.

Seluruh pulau itu dievakuasi di akhir tahun lalu ketika gunung berapi di tengah-tengahnya itu meletus, menyelimuti pulau itu dengan abu, dan menyelubungi tanaman serta mencemari air.

Dilansir dari Radio New Zealand, Melinda Aru, dari Departemen Meteorologi Vanuatu menjelaskan aktivitas gunung berapi tersebut mulai meningkat, dan zona eksklusi telah diperluas hingga tiga kilometer di sekitar danau di kawahnya.

“Kami menerima beberapa laporan dari Ambae tentang hujan abu di barat, barat daya, dan barat laut Ambar kemarin.“

Namun Melinda Aru menegaskan bahwa kemungkinan aktivitas ini meningkat. (Daily Post Vanuatu)

loading...

Sebelumnya

Gempa PNG, KDRT dan kekerasan berbasis gender dikhawatirkan meningkat

Selanjutnya

UNICEF: Data terkait anak-anak di Pasifik buruk

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe