close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pemilih sementara Pilgub Papua 2018 mencapai 3,1 juta lebih
  • Senin, 26 Maret 2018 — 18:55
  • 1549x views

Pemilih sementara Pilgub Papua 2018 mencapai 3,1 juta lebih

Masyarakat yang belum terdaftar disarankan segera melapor ke kantor kelurahan di masing-masing daerah.
Ilustrasi KPU Papua - Jubi/Dok.
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi-Jumlah daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mencapai 3.125.047, masyarakat yang belum terdaftar disarankan segera melapor ke kantor kelurahan di masing-masing daerah.

"Untuk memastikan apakah sudah terdaftar, silahkan masyarakat datang mengecek ke tiap-tiap kantor kampung atau kelurahan setempat,“ kata Komisioner KPU Papua Tarwinto, di Jayapura, Senin (26/3/2018).

Selain itu Tarwinto menjelaskan pengecekan apakah pemilih sudah terdaftar atau belum, bisa dilakukan ke website KPU yang menyediakan database DPS. Ia menjelaskan DPS yang terdaftar telah ditetapkan lembaganya.

Menurut dia, usai menetapkan DPS, KPU Papua akan menjadwalkan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 22 April 2018 mendatang. "DPS yang ditetapkan bersumber dari hasil sinkronisasi antara Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Kemendagri yang diserahkan ke KPU RI,” kata Tarwinto, menjelaskan.

Selain itu data itu diturunkan ke KPU Provinsi yang kemudian disinkronisasi dengan data Pemilu terakhir. Tercatat terdapat 22 kabupaten dan kota yang ada di Papua menggunakan data Pilkada 2015 dan 2017. Sedangkang tujuh kabupaten yang akan menggelar Pilkada tahun ini, menggunakan data Pilpres terakhir.

Ia memastikan sudah membersihkan munculnya data ganda sejak awal ketika KPU RI menerima DP4. "Kan prosedurnya Pemda masukan data ke Kemendagri, lalu sudah langsung dibersihkan. Jadi, dipastikan semuanya sudah minim lah DPS ini dari data ganda,” katanya.

Ia memastikan perekaman e-KTP yang belum tuntas tidak berdampak pada rencana penetapan DPT, karena data kependudukan yang direkam oleh Dinas Sosial merupakan data pemilih non e-KTP, sehingga kini menjadi tugas pemerintah menerbitkan surat keterangan sebagai pengganti kartu tanda penduduk elektronik tersebut.

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen, meminta KPU dan Bawaslu membahas lebih dalam kendala perekaman e-KTP di Papua. "Jangan jadikan masalah perekaman sebagai penghalang, tapi silahkan bahas dan cari solusinya seperti apa," kata Hery. (*)

loading...

Sebelumnya

Kafe di Papua wajib sediakan kopi asli daerah

Selanjutnya

Papua diminta genjot pembuatan akte kelahiran

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4954x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4352x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4131x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2555x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe