Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Maluku
  3. Pemkot Ambon bentuk satgas pungli
  • Senin, 07 November 2016 — 13:45
  • 2442x views

Pemkot Ambon bentuk satgas pungli

Pemerintah Kota Ambon akan membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Pungutan Liar untuk mengantisipasi terjadinya pungli pada pelayanan publik.
Ilustrasi. Oknum petugas meminta pungutan liar di jalan. --tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Ambon, Jubi - Pemerintah Kota Ambon akan membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Pungutan Liar untuk mengantisipasi terjadinya pungli pada pelayanan publik.

Penjabat Wali Kota Ambon, Frans Johanis Papilaya, Senin (7/11/2016) menyatakan, pembentukan Satgas Pungli dalam upaya menindaklanjuti surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membentuk tim di setiap kabupaten dan kota.

Frans mengakui, pengawasan pungli telah dimulai di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon dengan mengeluarkan surat larangan praktik pungli di setiap sekolah di Kota Ambon. "Disdik Ambon telah mengeluarkan surat secara resmi tentang larangan melakukan pungli di sekolah dalam bentuk apapun guna diketahui orang tua siswa," katanya.

Surat larangan pungli telah diberikan kepada para kepala sekolah se- Kota Ambon harus ditindaklanjuti oleh para guru karena sekolah hanya sebagai tempat belajar dan mendidik siswa. "Jangan lagi ada pungli karena kesejahteraan guru telah diperhatikan oleh pemerintah, sedangkan kebutuhan lain di sekolah sudah ditangani oleh dana BOS dan dana lainnya," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga mengimbau para siswa agar ketika dimintai sesuatu oleh para guru untuk segera melaporkan kepada kepala sekolah atau langsung ke dinas disertai bukti yang jelas. "Siswa harus miliki bukti yang kuat saat melapor agar mudah diproses, karena dengan bukti yang kuat kami dapat menindaklanjuti untuk memproses tindakan yang dilakukan oknum guru di sekolah," ujarnya.

Pihaknya mengajak seluruh guru untuk ciptakan pendidikan yang bebas dari segala tindakan yang tidak mendidik para siswa, yang terpenting adalah bagaimana membuat sekolah sebagai tempat nyaman bagi para siswa. "Para siswa juga diharapkan dapat belajar dengan tenang, jika ada pungli segera laporkan agar oknum guru tersebut diberikan sanksi sesuai tindakan yang dilakukannya," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemberlakuan satu harga BBM perlu dikaji ulang

Selanjutnya

Hery Sarkol divonis satu tahun penjara

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe