Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Madu Asli Pugima belum bisa memaniskan Papua
  • Selasa, 08 November 2016 — 06:23
  • 1358x views

Madu Asli Pugima belum bisa memaniskan Papua

"Jualan kami masih ada di sekitar Bandara Jayawijaya dan supermaket di Wamena saja, untuk di daerah lain belum bisa berkembang," ujar Elia kepada Jubi di Gedung BI Papua, Senin (7/11/2016).
Ketua Kelompok Tani Madu Asli Pugima (MAP) Elia Pawika memperlihatkan kemasan madunya – Jubi/Sindung Sukoco.
Sindung Sukoco
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Ketua Kelompok Tani Madu Asli Pugima (MAP) Elia Pawika mengaku manisnya madu Pugima belum bisa memaniskan Papua. Sebab MAP masih hanya mampu berkutat di daerah Jayawijaya.

"Jualan kami masih ada di sekitar Bandara Jayawijaya dan supermaket di Wamena saja, untuk di daerah lain belum bisa berkembang," ujar Elia kepada Jubi di Gedung BI Papua, Senin (7/11/2016).

 Ia mengaku telah banyak mengikuti pameran usaha untuk mendongkrak pemasaran, tapi belum sepenuhnya berhasil.

"Terakhir ikut Syariah Expo di Surabaya dan saya mendapatkan masukan agar kemasannya diubah, tapi ini juga membutuhkan biaya," kata pria yang mengaku mempunyai 80 kotak lebah ini.

Ia berharap Bank Indonesia tak hanya membantu kotak lebah dan bibitnya, tetapi juga pemasarannya.

MAP menjual madu lebah asil dalam kemasan botol 250 cc dengan harga Rp250 ribu dan botol kecil dengan harga Rp150 ribu. Elia berharap usaha yang dirintisnya bersama 21 orang anggota bisa lebih maju. Sehingga dapat membantu perekonomian anggota kelompoknya dan mengangkat produk Papua ke luar daerah, bahkan luar negeri.

Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Fauzan mengatakan, untuk saat ini Bank Indonesia Papua hanya membantu pemasaran Madu Asli Papua dengan mengikutsertakan di tiap event.

"Kami harap ini juga menjadi bagian klaster binaan dari BI Papua ke depan," ujarnya.(*)

loading...

Sebelumnya

Beras Koya kurang diminati warga Kota Jayapura

Selanjutnya

Pelindo IV berterima kasih mendapat sorotan adanya pungli di pelabuhan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6015x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5675x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3689x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe