close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. ULMWP bahas hak penentuan nasib sendiri di Parlemen Belanda
  • Minggu, 08 April 2018 — 14:04
  • 5076x views

ULMWP bahas hak penentuan nasib sendiri di Parlemen Belanda

Ketua ULMWP, Benny Wenda mengusulkan tindak lanjut penelitian Profesor Drooglever tentang pelaksanaan “Act of Free Choice” dan mengundang Komite Parlemen Belanda untuk Hubungan Luar Negeri untuk mengunjungi West Papua.
Konferensi hak penentuan nasib sendiri yang diselenggarakan oleh ULMWP di Parlemen Belanda, Kamis (5 April 2018) - ULMWP
Victor Mambor
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pada tanggal 5 April 2018, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Uni Eropa menyelenggarakan sebuah konferensi tentang hak penentuan nasib sendiri West Papua.

Sebelum konferensi, Komite Parlemen Belanda untuk Urusan Luar Negeri secara resmi menyambut ULMWP untuk membahas hak West Papua untuk menentukan nasib sendiri dalam sidang publik. Itu adalah tonggak penting. Ketua ULMWP, Benny Wenda mengusulkan tindak lanjut penelitian Profesor Drooglever tentang pelaksanaan “Act of Free Choice” dan mengundang Komite Parlemen Belanda untuk Hubungan Luar Negeri untuk mengunjungi West Papua.

"Proposal dan undangan ULMWP disambut dan akan dipertimbangkan. Ini adalah pertemuan yang membuahkan hasil," kata Benny Wenda kepada Jubi melalui telepon seluler, Sabtu (7/4/2018).

Wenda menambahkan hak bangsa West Papua untuk menentukan nasib sendiri dibahas selama konferensi. Fadjar Schouten-Korwa, Ketua International Lawyer  for West Papua (ILWP) memberikan penjelasan tentang argumen hukum West Papua dan Nico Jouwe jr memberi pengantar tentang sejarah berdirinya Dewan New Guinea.

Dalam kesempatan tersebut, Alex Sobel anggota parlemen dari Partai Buruh Inggris atas nama International Parliament for West Papua (IPWP) membahas peran yang dapat dimainkan oleh anggota parlemen dan politisi untuk membebaskan West Papua dari kolonialisme zaman modern.

Benny Wenda juga menekankan pentingnya persatuan, keinginan rakyat Papua untuk memutuskan masa depan mereka sendiri dan menyerukan kepada masyarakat Papua dan dan komunitas dunia untuk terlibat.

"Misi Uni Eropa ULMWP ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pembicara untuk kontribusi mereka dan, khususnya, Nico Jouwe jr untuk perannya sebagai ketua konferensi," kata Wenda.  (*)

loading...

Sebelumnya

Pemerintah yakin harga beras turun sesuai HET bulan depan

Selanjutnya

Presiden Jokowi akan tinjau jembatan Holtekamp

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4952x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4346x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4104x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2549x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe