Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. AMP di Jawa mengutuk kekerasan aparat di Papua
  • Minggu, 08 April 2018 — 19:56
  • 1604x views

AMP di Jawa mengutuk kekerasan aparat di Papua

Mahasiswa Papua menyayangkan beberapa hari lalu terjadi penyerangan terhadap TPNPB, namun masyarakat sipil yang menjadi korban.
Mahasiswa Papua yang study di Semarang, Salatiga, dan Solo saat berdemontrasi - Jubi/AMP Semarang
David Sobolim
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura Jubi – Aliansi Mahasisw a Papua (AMP)  di Jawa mengutuk kekerasan yang dilakukan aparat di area PT Freeport. Kali ini protes dilakukan AMP di kota setudy Semarang, Salatiga dan Solo Jawa Tengah, melibatkan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP).

“Kami mengutuk tindakan aparat terhadap masyarakat sipil di area Tambang PT Freeport Indonesia,” kata Koordinator lapangan  aksi, Sagintak Wasisange,  dalam siaran persnya, (Sabtu 7/4/2018)

Wasisange menyayangkan beberapa hari lalu terjadi penyerangan terhadap TPNPB, namun masyarakat sipil yang menjadi korban. Selain itu ia mengutuk penandatanganan kontrak karya PT Freeport Indonesia secara sepihak antara pemerintah Indonesia dan Freeport mcroman  pada tahun 196. “Itu yang mengorbankan hak politik dan masa depan bangsa Papua,” kata Wasisange, menegaskan.

AMP mendesak pemerintah Indonesia dan dunia internasional memberikan hak kebebasan kepada rakyat bangsa Papua agar menentukan nasib sendiri. Langkah itu sebagai solusi demokratis sesuai prinsip-prinsip hukum internasional.

Aksi berdemontrasi mahasiswa Papua di Kampus Undip Pleburan Semarang, medapat tandingan yang juga menyampaikan orasi dan lagu-lagu Indonesia. Namun kepolisian lebih dulu berjaga sehingga tak terjadi bentrok . (*)

loading...

Sebelumnya

Golkar incar kursi pimpinan DPR Papua

Selanjutnya

Kuasa hukum kasus gereja fiktif diteror, Warinussy: Polisi, tangkap pelakunya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 8156x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3298x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2045x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe