Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Pasar malam semakin meresahkan warga Biak, Bupati disebut tipu masyarakat
  • Selasa, 08 November 2016 — 08:40
  • 1002x views

Pasar malam semakin meresahkan warga Biak, Bupati disebut tipu masyarakat

“Indikasi judi dalam aktivitas pasar malam itu karena ada yang dibeli, lalu ada hadiah. Bahkan hadiah itu dapat diuang¬kan. Jangan sampai hal ini merusak tatanan dalam masyarakat,” ujar Mira kepada Jubi akhir pekan lalu.
Suasana pasar malam di kawasan Mandiri, Biak Kota, Sabtu, (05/11/2016) – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Tempat hiburan pasar malam yang berlokasi di kompleks Mandiri, distrik Biak Kota, Biak Numfor diprotes sejumlah masyarakat, karena terdapat permainan ketangkasan yang berbau judi.

Salah satu warga Biak, Mira  (27) mengatakan, hal ini telah mengganggu warga dan rawan kebakaran. Ia meminta dinas terkait dapat meninjau kembali keberadaan pasar malam ini.

“Indikasi judi dalam aktivitas pasar malam itu karena ada yang dibeli, lalu ada hadiah. Bahkan hadiah itu dapat diuang¬kan. Jangan sampai hal ini merusak tatanan dalam masyarakat,” ujar Mira kepada Jubi akhir pekan lalu.

Ia mengaku salah satu permainan yang meresahkan dirinya di pasar malam itu adalah permainan bola bolling dengan tebakan nomor.

“Kegiatan tersebut sudah berjalan selama tiga bulan. Dilakukan setiap malam dari pukul 20.00 Wit hingga pukul 01.00. Terkadang juga buka sampai pukul 03.00 dini hari,” uangkapnya.

Warga lainnya, Michael mengaku, selain ada indikasi tindak pidana judi, warga juga merasa sangat terganggu dengan musik dari tempat tersebut yang sangat keras bunyinya.

“Kami meminta dan mendesak kepada Pemda Biak Numfor agar permainan ketangkasan seperti permainan bola gelinding yang mengandung unsur judi itu segera ditutup,” ungkapnya.

Menurutnya, selain laki-laki dewasa, para ibu rumah tangga dan anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) juga sudah mulai terlihat di arena itu. Tapi, hingga kini tindakan dari pihak Polres setempat maupun Pemda belum ada.

“Ini terkesan ada unsur pembiaran. Kita minta instansi terkait yang berwenang dapat selektif dan tidak sembarang memberi izin,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya masih ingat jelas insiden pasar malam, Minggu (27/4/2014) yang mengakibatkan seorang seorang prajurit TNI AU tewas setelah terjadi keributan dan berujung bunyi letusan tembakan di salah satu stand permainan di pasar malam tersebut.

“Saat itu pak Bupati janji tidak akan berikan izin untuk pasar malam, tapi sekarang mana? Janji tinggal janji. Ini yang kami resah. Bupati jangan tipu-tipu kami,” pungkasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Stok gula dan beras di Nabire jelang Desember aman

Selanjutnya

Tak ada lagi Burung Cenderawasih di Taman Burung Biak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe