Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Satu kampung di Vanuatu hormati Pangeran Philip
  • Selasa, 10 April 2018 — 15:45
  • 368x views

Satu kampung di Vanuatu hormati Pangeran Philip

Pangeran Philip, telah dianugerahi serangkaian gelar kehormatan: Duke of Edinburgh, suami dari Ratu Elizabeth II, Laksamana Tinggi Angkatan Laut Kerajaan Inggris, bahkan Order of Australia.
Seorang laki-laki dari Tanna saat memegang foto Pangeran Philip - Australian Broadcasting Corporation/Reuters/Jill Gralow.
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tanna, Jubi - Anggota keluarga Kerajaan Inggris Raya, Pangeran Wales, Charles mengunjungi Vanuatu sebagai bagian dari perjalanannya ke Australia, untuk menghadiri kegiatan olahraga Commonwealth Games, namun sayangnya ia mungkin bukanlah Pangeran Inggris yang diharapkan oleh sebagian kecil dari penduduk negara kepulauan itu.

Ayahnya, Pangeran Philip, telah dianugerahi serangkaian gelar kehormatan: Duke of Edinburgh, suami dari Ratu Elizabeth II, Laksamana Tinggi Angkatan Laut Kerajaan Inggris, bahkan Order of Australia.

Namun untuk satu komunitas kecil di kedalaman hutan hujan di barat daya Pulau Tanna di Vanuatu, ia lebih dihormati secara spiritual.

“Bagi mereka, Philip adalah manusia tabu - sebutan untuk manusia yang memiliki karateristik dan kekuatan khusus yang membuatnya dilihat sebagai sosok yang suci,” kata Matthew Baylis, penulis dari buku ‘Man Belong Mrs Queen: My Adventures with the Philip Worshippers’ asal Inggris.

Baylis menerangkan bahwa masyarakat kampung tersebut memiliki hubungan yang spesial dengan Pangeran Philip.

“Contoh terdekat dari hubungan mereka dengannya yang dapat saya pikirkan adalah cara kita memperlakukan para pahlawan yang meninggal dunia saat perang,” kata Baylis.

Sekelompok masyarakat yang tinggal di sekitar Kampung Yaohnanen di Tanna itu, mempercayai sebuah legenda kuno yang mana sekelompok orang meninggalkan pulau itu, untuk berpartisipasi dalam suatu perang dengan tujuan melindungi dan melestarikan budaya mereka.

Pada 1974, keluarga Kerajaan Inggris mengunjungi Vanuatu - yang pada saat itu dikenal sebagai New Hebrides - sebagai bagian dari kunjungan mereka dia negara-negara Persemakmuran Commonwealth.

Meskipun dia tidak sempat mengunjungi komunitas yang terpencil itu, dikatakan bahwa Pangeran Philip menyerahkan seekor babi putih, kepada seorang lelaki asal Tanna di ibukota negara, Port Vila. (Australian Broadcasting Corporation)

loading...

Sebelumnya

KDRT di Kepulauan Marshall tertinggi

Selanjutnya

Pascagempa, air sungai di Provinsi Barat PNG diduga terkontaminasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 8159x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3298x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2045x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe