Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pascagempa, air sungai di Provinsi Barat PNG diduga terkontaminasi
  • Selasa, 10 April 2018 — 15:51
  • 546x views

Pascagempa, air sungai di Provinsi Barat PNG diduga terkontaminasi

Sejumlah sampel awal yang diambil ahli untuk PBB diproses, agar bisa memastikan bahwa sungai dan sumber air lainnya, tidak mengandung toksisitas tinggi yang dapat membahayakan kehidupan manusia dan hewan.
Daerah di tepi salah satu sungai di Provinsi Barat Papua Nugini yang airnya berlumpur - Post Courier.
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Daru, Jubi - Menyusul laporan tentang penyebaran penyakit kulit, oleh penduduk yang terkena kontak langsung dengan air sungai di Provinsi Barat Papua Nugini pascagempa, seorang pakar dari Belanda menganalisis beberapa sampel air sungai itu, dan menemukan bahwa tidak ada kontaminasi berbahaya di dalamnya.

Spesialis Air PBB, Reve van den Hoven, menganalisis menyeluruh terhadap berbagai sumber air di bagian (Sungai) Fly Utara, Fly Tengah, dan Fly Selatan di Provinsi Barat dan telah mengutarakan temuan awalnya, yang menunjukkan air dari sumber-sumber tersebut sebagian besar hanya berlumpur.

Sejumlah sampel awal yang diambil ahli untuk PBB diproses, agar bisa memastikan bahwa sungai dan sumber air lainnya, tidak mengandung toksisitas tinggi yang dapat membahayakan kehidupan manusia dan hewan.

Setelah melalui beberapa tes, terungkap minggu lalu bahwa sungai dan sumber air di provinsi ini, sebagian besar hanya terkena dampak tanah dan bebatuan yang memasuki anak-anak sungai ketika gempa bumi merubuhkan banyak bukit-bukit 26 Februari lalu. (Post Courier)

loading...

Sebelumnya

Satu kampung di Vanuatu hormati Pangeran Philip

Selanjutnya

Alasan remaja perempuan dilarang rugby

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6139x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5732x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3841x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe