Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Persoalan sengketa tanah terjadi di seluruh Indonesia
  • Rabu, 11 April 2018 — 19:02
  • 842x views

Persoalan sengketa tanah terjadi di seluruh Indonesia

“Memang kendala terbesar kita adalah berhadapan dengan persoalan hak ulayat. Ketika sengketa ini terjadi, secara spesifik kita akan sulit mengatasinya. Tetapi, ada jalan lain yang ditempuh bersama pemerintah daerah untuk turut terlibat dan menyelesaikan langsung dari akar persoalan,” jelas Sofyan, yang ditemui usai kegiatan penyerahan sertifikat di lapangan Gunung Merah Sentani, Rabu (11/4/2018).
Menteri BPN didampingi Bupati Jayapura saat menunjukkan bagan lokasi tanah yang telah disertifikatkan di Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani,Jubi – Menteri Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI Sofyan A Djalil mengaku sengketa tanah yang dihadapi pihaknya ini bukan hanya di Papua tetapi hampir di seluruh Indonesia mengalami hal yang sama. Kendati demikian, menurutnya persoalan tersebut sedang dalam penyelesaian dengan sejumlah pihak di daerah masing-masing.

“Memang kendala terbesar kita adalah berhadapan dengan persoalan hak ulayat. Ketika sengketa ini terjadi, secara spesifik kita akan sulit mengatasinya. Tetapi, ada jalan lain yang ditempuh bersama pemerintah daerah untuk turut terlibat dan menyelesaikan langsung dari akar persoalan,” jelas Sofyan, yang ditemui usai kegiatan penyerahan sertifikat di lapangan Gunung Merah Sentani, Rabu (11/4/2018).

Menteri BPN juga mengatakan sertifikat yang diberikan ini sudah benar-benar bebas dari sengketa dan telah diberikan oleh pemilik hak ulayat.

“Kita tidak memberikan sertifikat yang masih dalam kondisi bermasalah atau belum dilepaskan oleh pemilik ulayat. Di sini banyak lahan tanah yang sudah dilepaskan oleh pemilik hak ulayat, ini yang kita buatkan sertifikat,” katanya.

Ditempat yang sama, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan bahwa persolan sengketa tanah yang dihadapi pemerintah daerah bahkan Pusat sudah dibicarakan dengan pihak terkait seperti Kementerian Dalam Negeri, Badan Pertanahan, dan DPD RI, tiga tahun lalu. Persoalan terkait sengketa tanah yang ini sedang dalam proses penyelesaian.

“Lokasi transmigrasi di masing-masing daerah cukup banyak, termasuk di Kabupaten Jayapura dan sedang dalam proses penyelesaian. Kalau ada persoalan nantinya dapat disampikan kepada pemerintah daerah karena kami sangat terbuka untuk memfasilitasi hal ini dengan pihak-pihak yang terkait,” ujar Bupati Awoitauw.

loading...

Sebelumnya

Sertifikat sebagai hak hukum kepemilikan tanah 

Selanjutnya

Meski harus urus persyaratan berbelit, akhirnya sertifikat tanah di tangan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 8165x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3301x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2047x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe