Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Cerita di balik kehadiran presiden di Papua
  • Kamis, 12 April 2018 — 12:13
  • 1939x views

Cerita di balik kehadiran presiden di Papua

Semua tukang ojek dan pedagang pinang di kawasan terminal expo Kota Jayapura didata lengkap, dengan janji bakal menerima saweran dari presiden langsung.
Pangkalan ojek expo saat menulis nomor kendaraan - jubi/ David Sobolim
David Sobolim
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sejumlah pedagang pinang yang biasa menggelar dagangan lesehan dan tukang ojek di sekitar terminal expo Kota Jayapura, Papua. Mendadak terkejut ketika didatangi orang mendata indentitas dan janji membagikan uang.

Orang itu tanpa basa basi menanyakan data identitas, termasuk nomor motor yang katanya akan dikasih imbalan saat kehadiran Presiden Joko Widodo di Kota Jayapura, Rabu, 11 April 2018 kemarin.

“Saya tidak tahu maksudnya apa, tapi ada dua orang pakai motor datang tulis nomor motor," kata Bela Kabak, seorang tukang ojek di kawasan Expo, kepada David Sombolim, jurnalis Jubi.

Ia mengaku semua tukang ojek di pangkalan didata lengkap, dengan janji bakal menerima saweran dari presiden langsung. “Katanya hendak dikasih uang, Kami tunggu presiden lewat berharap janji orang yang mendata,” kata Kabak berharap.

Kabak mengaku baru kali ini ada orang mendata dan minta agar dirinya menunggu pembagian uang dari presiden, karena seingat dia, beberapa kali kunjungan ke Papua tidak pernah bagi-bagi bantuan di jalanan.

Mama Mina, penjual Pinang di terminal expo juga mengalami hal yang sama. Ia menjelaskan seorang ibu datang mencatat nama-nama pedagang pinang yang dijanjikan mendapatkan bantuan dari Presiden. “Semua didata termasuk mama-mama penjual  sayur di terminal expo,” kata Mina.

Sayangnya pendataan hanya omong kosong, termasuk janji ada pembagian uang hanya tipu-tipu belaka. Para pedagang dan tukang ojek di kawasan itu tak mendapatkan apa yang dijanjikan meski ditunggu hingga senja.

“Padahal Presiden sudah menuju ke kota Jayapura pada pukul 16:50 untuk beristirahat,” kata seoarang pedagang lain yang sengaja menunda menutup lapak berharap ketemu presiden. (*)

loading...

Sebelumnya

Kota Jayapura mendorong peningkatan kapasitas perempuan

Selanjutnya

Wali Kota Jayapura sebut perbedaan menjadi kekuatan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6139x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5732x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3841x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe