Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Disdukcapil Kota Jayapura kebut perekaman KTP-el
  • Kamis, 12 April 2018 — 14:02
  • 655x views

Disdukcapil Kota Jayapura kebut perekaman KTP-el

Kata Merlan di Kota Jayapura ada lima distrik diantaranya Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Muara Tami, dan Heram. Dari lima distrik tersebut ada sekitar 61,057 data pasif wajib KTP-el.
Disdukcapil Kota Jayapura saat melakukan pertemuan - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kota Jayapura, Merlan Uloli mengatakan, pihaknya sedang menggenjot proses perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) karena hingga 2018, baru menyelesaikan 213.907 jiwa atau 69,65 persen dari 418.518 jumlah penduduk Kota Jayapura pada semester II tahun 2017.

"Masih ada sekitar 30,34 persen atau 93,207 jiwa yang belum melakukan perekaman. Perekaman ini kami genjot menindaklanjuti surat Dirjen Dukcapil dimana percepatan penyelesaian perekaman harus diselesaikan sebelum pelaksanaan Pemilu Legislatif 2019," katanya menjawab pertanyaan Jubi, Kamis (12/4/2018).

Kata Merlan di Kota Jayapura ada lima distrik diantaranya Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Muara Tami, dan Heram. Dari lima distrik tersebut ada sekitar 61,057 data pasif wajib KTP-el.

"Data pasif ini artinya, dari sebelum dilakukan proses input data secara online sudah ada masyarakat yang datanya tidak bergerak. Misalnya ada satu keluarga yang sejak 10 tahun lalu hanya memiliki empat orang dalam daftar kartu keluarga namun hingga proses input data ke sistem online keluarga tersebut tidak mendaftar atau tidak melakukan perubahan data," ujarnya.

Merlan merincikan, data pasif tersebut untuk Distrik Jayapura Utara ada 14.452 jiwa, Distrik Jayapura Selatan ada 15.338 jiwa, Distrik Abepura 19.159, Distrik Muara Tami 2.541, dan Distrik Heram ada 9.569 jiwa.

Disinggung tentang penyebab 93.207 jiwa yang belum melakukan perekaman, Merlan mengatakan bahwa penduduk yang belum melakukan perekaman tersebut ada tiga bagian yaitu 20.419 jiwa merupakan penduduk yang sudah pindah namun belum melapor diri di daerah tujuan, 61.057 jiwa adalah penduduk tidak aktif wajib KTP-el dan ada 11.731 jiwa adalah penduduk usia 17 tahun ke atas.

Untuk memenuhi atau menindaklanjuti surat Dirjen Dukcapil tersebut, pihaknya akan melakukan beberapa langkah di antaranya kelurahan, kampung dan RT/RW melakukan penyisiran warga sesuai data Dukcapil, bagi warga yang belum perekaman maka distrik segera melakukan perekaman di tempat sementara penduduk yang tidak  ditemukan, dilaporkan kembali ke Dukcapil sesuai dengan kondisi faktual (pindah, meninggal).

"Saya juga sudah meminta kepada distrik-distrik untuk memanfaatkan alat perekaman yang ada untuk melakukan perekaman mobile di hari libur pada lokasi yang masih banyak warga yang belum melakukan perekaman," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, Mukri Hamadi mengatakan pihak Dukcapil Kota Jayapura harus segera mungkin melakukan perekaman dan melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap penduduk yang dalam data adalah penduduk pasif.

"Ini harus dilakukan mengingat 2019 sudah dekat. Jangan sampai penduduk pasif tersebut terlibat atau masuk menjadi pemilih siluman atau pemilih mobilisasi dalam pelaksanaan Pilkada Legislatif. Dan juga saya berharap pada Pilkada gubernur dan wakil gubernur nanti tidak ada lagi pemilih siluman maupun pemilih mobilisasi," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Papua diminta perketat pengawasan narkoba di perbatasan

Selanjutnya

Sejumlah daerah di Papua ditetapkan sebagai kebun benih

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6139x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5732x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3841x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe