Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Bandara Mopah akan dipalang oleh pemilik hak ulayat
  • Selasa, 08 November 2016 — 09:43
  • 1027x views

Bandara Mopah akan dipalang oleh pemilik hak ulayat

"Rp5 miliar itu untuk memfasilitasi ke pusat, siapa yang akan melaksanakan pembayaran apakah pemda atau pemerintah pusat," katanya.
Pesawat Kepresidenan saat mendarat di Bandara Mopah, Merauke, beberapa waktu lalu - Dok. Jubi
ANTARA
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Para pemilik hak ulayat di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua berencana memalang Bandar Udara (Bandara) Mopah, kata Ketua Komisi C DPRD Merauke Hendrikus Hengky Ndiken, di Merauke, Senin (7/11/2016).

"Rencana memang akan dilakukan pemalangan karena anggaran Rp5 miliar yang dijanjikan bupati, itu sampai sekarang tidak jelas kepada kami," katanya.

Persoalan pembayaran 60 hektare tanah di lokasi bandara, kata Hendrikus, sudah dibicarakan dengan pemerintah daerah dan bupati siap memfasilitasi penyelesaiannya.

"Rp5 miliar itu untuk memfasilitasi ke pusat, siapa yang akan melaksanakan pembayaran apakah pemda atau pemerintah pusat," katanya.

Sejak Juni hingga November, kata dia lagi, tidak ada perkembangan terkait penyelesaian tanah tersebut.

"Ya jangan salahkan masyarakat kalau dikemudian hari mereka melakukan pemalangan," katanya.

Sebelumnya, pada bulan Juni sekitar 20 pemilik hak ulayat mendatangi kantor Bandara Merauke dan bertemu kepala bandara serta beberapa stafnya.

Pertemuan itu untuk menyampaikan persoalan hak ulayat yang belum diselesaikan.

Tak hanya itu, mereka mengancam melumpuhkan aktivitas penerbangan di bandara dengan menggerakkan ribuan warga untuk menduduki landasan pacu jika persoalan itu tidak ditanggapi serius.

"Ada masyarakat tiga kampung yang jumlahnya sekitar 1.200 orang yang siap menduduki bandara," kata Yosep Mahuze, pemilik hak ulayat. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemanfaatan dana desa di dua distrik tidak jelas

Selanjutnya

November 2016, penyerapan APBD Merauke baru 67 pesen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4854x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4263x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4100x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3458x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2915x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe