Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pastor Amo: Motto tahbisan jadi pegangan hidup saya
  • Minggu, 15 April 2018 — 17:30
  • 542x views

Pastor Amo: Motto tahbisan jadi pegangan hidup saya

Pastor Anselmus Amo, MSC mengatakan motto yang diambil saat ditahbiskan menjadi imam sepuluh tahun silam yakni Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya. 
Pastor Anselmus Amo, MSC saat memberikan sambutan pada syukuran bersama di Vertenten Sai – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Pastor Anselmus Amo, MSC mengatakan motto yang diambil saat ditahbiskan menjadi imam sepuluh tahun silam yakni Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya. 

Hal itu disampaikan Pastor Anselmus saat memberikan sambutan pada ramah tamah bersama di Gedung Vertenten Sai, Jumat (13/4/2018) malam.

“Motto ini menjadi pegangan dan kekuatan saya dalam perjalanan menjadi seorang imam,” ungkapnya. 

Dikatakan, dalam perjalanan, hal-hal positif selalu berkembang. Namun terkadang ia merasa ada hal kurang sempurna. 

“Akan tetapi bahwa Tuhan pasti akan menggenapinya melalui campur tangan banyak orang melalui komunitas serta SKP Keuskupan Agung Merauke,” katanya. 

Pastor Ansel mengaku dulunya ia berpikir menjadi imam adalah suatu cita-cita. Akan tetapi, setelah menjadi imam, hidup menjadi imam untuk selamanya. ‘

“Sepuluh tahun menjadi imam adalah suatu peristiwa yang sangat penting. Kadang orang bilang baru 10 tahun, tetapi bagi saya adalah menjadi tempat untuk perjalanan hidup selanjutnya,” kata dia. 

Pastor Amo mengaku dirinya belum banyak berbuat apa-apa. Namun ini menjadi suatu kesempatan menentukan langkah ke depan dengan komitmen maju dalam panggilan hidup sesuai imamat Tuhan. 

“Jika dalam perjalanan sebagai imam selama kurang lebih sepuluh tahun, ada hal yang kurang berkenan melalui perilaku hidup, saya memohon maaf. Saya juga meminta dukungan Bapak Uskup Agung Merauke, komunitas serta umat untuk jalan secara bersama-sama,” pintanya. 

Seorang tokoh masyarakat Merauke, Romanus Mbaraka, yang dimintai komentarnya minta agar Pastor Anselmus Amo menjalani imamatnya dengan baik dan tetap berpegang teguh kepada motto hidup  yang dipilihnya. 
Sebagai umat Katolik, Romanus juga mengatakan akan terus mendoakan Pastor Anselmus Amo agar  berkarya melayani umat dengan baik dari waktu ke waktu. (*)

loading...

Sebelumnya

Peringatan 10 tahun imamat Pastor Anselmus Amo

Selanjutnya

Dua menteri canangkan Gerbangdutas di Merauke

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe