Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Bocah empat tahun dicabuli oknum ASN Jayawijaya
  • Senin, 16 April 2018 — 14:23
  • 501x views

Bocah empat tahun dicabuli oknum ASN Jayawijaya

Kejadian terjadi pada 3 April 2018 di rumah paman korban di sebuah desa kawasan Distrik Pisugi sekitar pukul 21.30 WP.
Ilustrasi, tempo.co
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

amena, Jubi – Seorang anak berumur empat tahun menjadi korban tindak pidana pencabulan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial BT, 36 tahun, yang bekerja di salah satu dinas di Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Kejadian terjadi pada 3 April 2018 di rumah paman korban di sebuah desa kawasan Distrik Pisugi sekitar pukul 21.30 WP.

“Kejadian ketika korban sedang bermain di rumah pamannya datang pamanya bersama tiga orang temannya, termasuk pelaku BT,” kata Kapolsek Kota Wamena, Kompol Sudjito, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/4/2018).

Menurut Sudjito, saat korban bermain di dalam kios, pelaku menghampiri korban dengan posisi korban sedang jongkok dan pelaku langsung menggendong korban kemudian membawa korban keluar dari dalam kios.

“Setelah pelaku masih dalam posisi menggendong korban pencabulan dilakukan,” kata Sudjito menjelaskan.

Usai mencabuli, pelaku langsung melepaskan korban dan korban pun masuk ke dalam kios, pada saat itu ibu korban langsung menanyakan apa yang terjadi pada anaknya. Korban langsung menceritakan kejadian kepada ibu kandungnya dan menyebut BT sebagai pelaku yang melakukan tindak pidana pencabulan.

“Saat itu pula ibu korban menanyakan ke pelaku namun yang bersangkutan terlihat panik, karena dipengaruhi minuman beralkohol menurut keterangan keluarga korban,” kata Sudjito, menjelaskan.

Pelaku yang sempat tidak diketahui keberadaannya berhasil ditangkap pada 12 April 2018, saat sedang di rumahnya dan langsung ditahan di tahanan Polsek Kota Wamena.

Perbuatan yang dilakukan BT terbukti melanggar dalam pasal 82 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara selama 15 tahun.

Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo, saat dikonfirmasi adanya oknum ASN Jayawijaya yang terlibat tindak pidana pencabulan tersebut mengaku belum tahu . “Saya belum dapat informasi itu, jika memang benar maka akan diambil tindakan tegas,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Paska pembakaran, rakyat Pegubin tuntut bupati Oktemka mundur

Selanjutnya

Gangguan internet hambat laporan Pemkab Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe