Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Guru sekolah menengah Nabire kembali mogok kerja
  • Selasa, 17 April 2018 — 13:57
  • 977x views

Guru sekolah menengah Nabire kembali mogok kerja

Aksi ini dilakukan meski sudah dijanjikan dalam pertemuan antara DPRD, Pemkab dan Keuangan Kabupaten Nabire, akhir bulan Maret lalu.
ilustrasi guru, Tempo.co
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Guru sekolah menengah atas dan kejuruan di kabupaten Nabire kembali mogok kerja meminta gaji mereka yang belum dibayar. Aksi ini dilakukan meski sudah dijanjikan dalam pertemuan antara DPRD, Pemkab dan Keuangan Kabupaten Nabire, akhir bulan Maret lalu.

“Karena belum dapat gaji, padahal sudah ada janji. Memeng sebagian sudah dibayar yakni bulan April, tapi Januari hingga Maret belum dan pembayarannya,” kata Koordinator aksi mogok, Peris Banjarhor, kepada Jubi. Selasa (17/04/2018)

Ia juga mempertanyakan gaji yang diterima  sebagian itu tidak sesuai dengan nominal, besaran yang tidak sesuai itu dipertanyakan. “Apakah gaji benar atau dana darurat talangan,” ujar Banjarhor, menambahkan.

Aksi mogok para guru SMA dan SMK di kabupaten Nabire itu merupakan ke dua kali setelah aksi pertama bulan Maret silam. Mereka menyatakan belum adanya gaji yang dibayar secara lancar.

Menurut Banjarhor kehidupan para guru saat ini sudah kekepet, karena banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. “Ada anak yang mau kuliah dan kebutuhan lain, bahkan ada meteran listrik yang dicabut sebab tidak ada uang,” katanya.

Yanuarius Wakei, seorang guru SMKN 2 Nabire menyatakan aksi mogok ini dilakukan tanpa harus turun ke jalan. “Kami mogok di sekolah masing-masing dan hari ini di SMK N 2 tidak ada guru yang datang,” kata Wakei.

Namun ia memastikan tak akan mengorbankan siswa yang menggelar ujian semester dalam waktu dekat ini. “Kami tidak ingin korbankan mereka terutama siswa kelas tiga,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sering byar pet, ini jawaban PLN Nabire

Selanjutnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 8913x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3351x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2087x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe