close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Festival film Papua II mengangkat tema masyarakat adat
  • Selasa, 17 April 2018 — 17:29
  • 1005x views

Festival film Papua II mengangkat tema masyarakat adat

Tema yang diangkat itu menjelaskan posisi masyarakat adat di tengah arus pembangunan dan investasi yang semakin banyak masuk ke tanah Papua.
Panitia Festival Film Papua II ketika melakukan Jumpa Pers di kantor Jaringan Kerja Rakyat (Jerat) Papua - Jubi/Hengky Yeimo.
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapuar, Jubi - Festival Film Papua ke II yang digelar Papuan Voices sengaja mengambil tema tentang masyarakat adat di tengah modernisasi. Tema yang diangkat itu menjelaskan posisi masyarakat adat di tengah arus pembangunan dan investasi yang semakin banyak masuk ke tanah Papua.

"Tema ini kami pilih sebagai bentuk respon terhadap situasi tanah Papua saat ini," kata Ketua Panitia Festival Film Papua Ke II,  Harun Rumbrar, kepada wartawan saat jumpa pers, Selasa (17/4/2018).

Rumbrar mengatakan Festival Film Papua II akan diselenggarakan di kota Jayapura 7 hingga 9 Agustus 2018 dengan rangkaian kegiatan yang sama sebelumnya. "Sebelumnya kami juga akan menggelar konferensi Papuan Voices dan mengevaluasi program kami," kata Rumbrar menambahkan .

Ia menyebutkan tujuan pelaksanaan FFP II memperkenalkan situasi masyarakat adat Papua dan berbagai permasalahnnya lewat film dokumenter. Selain itu membangun kesadaran publik  tentang apa yang dihadapi oleh masyarakat adat Papua.

Agenda yang ia gelar juga bertujuan mendorong dan memperkenalkan film maker muda yang terampil dalam produksi dan distribusi film dokumenter. "Sebagai wadah untuk memperkuat jaringan filmmakers di tanah Papua," katanya.

Tercatat sejumlah film dokumenter yang akan diperlombakan fokus pada karya yang mengupas masalah hutan, dan kehidupan masyarakat adat di Papua.

Sekretaris Panitia penyelenggara Festival Film Papua II, Bernard Konten, mengatakan Papuan Voices berada di empat wilayah Merauke, Wamena, sorong, Rajaampat serta akan membuka di wilayah Keerom dan Saireri di Biak.

"Untuk menyukseskan kegiatan ini kami akan melakukan sosialisasi mengenai media, masa, sosial media, baner, dan selebaran," kata Bernard. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat keluhkan jalan Sentani-Depapre rusak parah

Selanjutnya

Solidaritas untuk gempa PNG: Terima kasih masyarakat Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4948x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4329x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4050x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2525x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2478x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe