Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. KPU Mamteng: Pelaku dan otak pembakaran Graha Pemilu harus diusut
  • Kamis, 19 April 2018 — 20:06
  • 833x views

KPU Mamteng: Pelaku dan otak pembakaran Graha Pemilu harus diusut

“Saya meminta kepada Kapolda Papua untuk memerintahkan Polres Mamteng  mengusut pelaku dan otak pembakaran ini,” kata Steven Payokwa kepada wartawan, Kamis (19/4/2028) malam di Jayapura.
Ketua KPU Mamberamo Tengah, Steven Payokwa saat memberikan keterangan pers kepada wartawan - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamberamo Tengah (Mamteng), Steven Payokwa meminta aparat keamanan dalam hal ini Polda Papua untuk mengusut tuntas pelaku dan otak dari pembakaran kantor Graha Pemilu yang merupakan sekertariat bersama KPU dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mamberamo Tengah.

“Saya meminta kepada Kapolda Papua untuk memerintahkan Polres Mamteng  mengusut pelaku dan otak pembakaran ini,” kata Steven Payokwa kepada wartawan, Kamis (19/4/2028) malam di Jayapura.

Payogwa menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab terkait pembakaran tersebut, karena menurutnya gedung Graha Pemilu tersebut merupakan aset negara.

"Kalau mau dihitung, kantor KPU Mamteng sudah dibakar untuk kedua kalinya. Kali pertama terjadi pada Pilkada lima tahun lalu," ujarnya.

Disinggung soal kerugian yang diakibatkan dari kasus tersebut, Payokwa mengatakan, belum tahu persis berapa kerugian. Namun yang pasti fasilitas dan dokumen-dokumen yang ada di dalam kantor, ludes terbakar.

"Untuk berkas atau file sudah kami back up (disalin),” katanya.

Sedangkan untuk aktivitas KPUD Mamberamo Tengah, Payokwa mengaku sementara akan berkantor di Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang masih dekat atau terjangkau ke Mamberamo Tengah.

Menyoal penyebab kasus tersebut, Payokwa mengaku tidak tahu persis. Apalagi, tuntutan dari para pendemo yang melakukan aksi hampir satu bulan di halaman Graha Pemilu itu, tidak jelas.

“Ada 27 tuntutan mereka, termasuk soal putusan PT TUN Makassar dan putusan Mahkamah Agung, namun mereka memaksakan agar calon independen menjadi peserta Pilkada,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Papua Divisi Hukum, Tarwinto mengatakan, proses tahapan Pilkada tetap berjalan sesuai dengan agenda nasional walaupun kantor KPU Mamteng yang berada di dalam gedung Graha Pemilu terbakar.

"Insiden ini sama sekali tidak mempengaruhi seluruh tahapan yang sudah berjalan," kata Tarwinto kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (18/4/2018).

Ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas, terkait pembakaran gedung penyelenggara dan pengawas pemilihan umum itu.

 “Termasuk memproses hukum pelaku pembakaran. Biarkan kepolisian yang mengusut tuntas insiden pembakaran ini," kata Tarwinto menambahkan.

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy, ketika dikonfirmasi menyatakan dalam waktu dekat akan segera bertemu pemerintah kabupaten Mamberamo Tengah. Kemudian berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar seluruh proses tetap berjalan.

"Intinya proses seluruh tahapan pilkada Mamteng akan tetap berjalan sesuai jadwal," ujar Arisoy.  (*)

loading...

Sebelumnya

Jelang pilgub, Polres Merauke gelar doa lintas agama

Selanjutnya

Legislator: Bus Pemprov dapat mendatangkan PAD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe