Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. X-Misi diberikan anggaran khusus oleh Bupati Yahukimo
  • Kamis, 19 April 2018 — 21:03
  • 744x views

X-Misi diberikan anggaran khusus oleh Bupati Yahukimo

“Kita telah menyiapkan untuk digajikan X-Misi Rp5,4 miliar, Rumah Sakit Umum Dekai Rp7 miliar, sedangkan sisa Rp3 miliar diperuntukkan untuk pembelian obat,” kata Bupati.
Bupati Abock Busup saat membacakan sambutan dalam pelantikan Kepala Puskesmas dan Kepala Puskesmas Pembantu di Yahukimo – Jubi/Piter Lokon.
Piter Lokon
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Yahukimo, Jubi –  Pemerintah Kabupaten Yahukimo meminta kepada para kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) yang telah dilantik untuk mendata atau merekrut para tenaga kader Misionaris (X-Misi) yang ada di Kabupaten tersebut.

Hal ini dikatakan Bupati Abock Busup dalam sambutan pelantikan para pejabat fungsional Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo di aula Bupati, Rabu (18/4/2018) di Dekai.

Menurutnya, Pemerintah telah menganggarkan Rp16 miliar untuk pembiayaan kesehatan.  Dan dari pembiayaan itu Pemda telah menyiapkan untuk X-Misi atau kader misionaris, Rumah Sakit dan pembelian obat.

“Kita telah menyiapkan untuk digajikan X-Misi Rp5,4 miliar, Rumah Sakit Umum Dekai Rp7 miliar, sedangkan sisa Rp3 miliar diperuntukkan untuk pembelian obat,” kata Bupati.

Rp5,4 miliar dari uang yang diperuntukkan bagi X-Misi ini memang bertujuan meningkatkan kapasitas Orang Asli Papua (OAP) yang selama ini telah menjadi kader misionaris.

“Misonaris yang mengangkat mereka sebagai kader tetapi pemerintah juga ikut menghargai mereka dengan jasa mereka serta digajikan, maka itu diminta mendata untuk memastikan X-Misi ada berapa banyak orang? Maka diminta untuk dilaporkan supaya disesuaikan dengan pembiayaannya,” ucap Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Yahukimo, Lewi Yando mengatakan X-Misi atau Kader ini yang menentukan adalah Gereja. Karena pada saat penginjilan masuk di daerah pegunungan, sejumlah misionaris meminta bantuan kepada Orang Asli Papua untuk menjadi kadernya.

“Mereka itu yang dipercayakan oleh gereja, dan mereka itu diberikan upah kerja bukan honor.  Itu sebagai ucapan terima kasih kepada mereka atas pengabdian di gereja dan pelayanan kesehatan. Maka mereka akan diutus melalui gereja, untuk mengajukan nama-nama bagi perekrutan X-Misi itu,” terangnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Abock Busup: Jika tak bekerja, saya ganti

Selanjutnya

Warga Kobukdua minta guru yang menetap kepada Bupati

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe