close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Perempuan Papua harus diberikan ruang kembangkan talenta
  • Minggu, 22 April 2018 — 20:15
  • 533x views

Perempuan Papua harus diberikan ruang kembangkan talenta

“Saya ingin menegaskan bahwa belum ada perhatian baik diberikan pemerintah maupun pihak lain untuk perempuan mengembangkan kariernya. Banyak perempuan Papua memiliki kemampuan yang dapat diandalkan,” ujar seorang tokoh perempuan Papua Selatan, Agustina Kuruwop-Singmen, kepada Jubi, Sabtu (21/4/2018).
Tokoh Perempuan Papua Selatan, Agustina Kuruwop-Singmen, sedang berikan keterangan pers kepada wartawan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Bertepatan dengan hari Kartini tanggal 21 April 2018, kaum perempuan menyerukan agar diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan bakat atau talenta yang dimiliki.

“Saya ingin menegaskan bahwa belum ada perhatian baik diberikan pemerintah maupun pihak lain untuk perempuan mengembangkan kariernya. Banyak perempuan Papua memiliki kemampuan yang dapat diandalkan,” ujar seorang tokoh perempuan Papua Selatan, Agustina Kuruwop-Singmen, kepada Jubi, Sabtu (21/4/2018).

Selama ini, katanya, belum ada kesempatan diberikan kepada perempuan Papua secara baik berkarya di tanahnya sendiri.

“Saya berharap agar ke depan, perempuan Papua diberikan peluang entah di birokrasi pemerintahan, legislatif, maupun dunia swasta lain untuk berkarya,” pintanya.

Dikatakan, ada beberapa tokoh perempuan Papua Selatan seperti almarhum Agustina Basik-Basik yang pernah menjadi anggota DPR RI. Juga Kanisia Mekiuw yang meninggal dunia saat masih menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke.

Setelah mereka meninggal, lanjut dia, sepertinya perempuan Papua Selatan, tak lagi diberikan ruang berkarya sesuai talentanya.

“Saya berharap pemerintah setempat membuka ruang seluas-luasnya kepada perempuan Papua,” pintanya lagi.

Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, mengharapkan agar dalam pelaksanaan pemilu legislatif tahun depan, banyak perempuan Papua ikut bertarung memperebutkan kuota 30 anggota dewan.

“Saya mendukung penuh jika banyak perempuan Marind-Papua ikut mencalonkan diri menjadi caleg,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Jelang pilgub, Polres Merauke gelar doa lintas agama

Selanjutnya

DPRD Merauke desak lelang jabatan kepsek segera dilakukan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4952x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4345x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4102x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2549x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe