Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Bupati: Ada dendam politik di balik kasus Pegubin
  • Selasa, 24 April 2018 — 23:13
  • 838x views

Bupati: Ada dendam politik di balik kasus Pegubin

Ia juga meminta pihak yang selama ini menyebar isu korupsi terhadapnya, membuktikan secara hukum. Jika tidak, Oktemka mengancam akan menuntut balik lantaran menilai itu adalah pencemaran nama baik. 
Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka saat memberikan keterangan pers di Kota Jayapura – Jubi/Arjuna.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Costan Oktemka mengatakan, kerusuhan di ibu kota Kabupaten Pegubin, Oksibi saat HUT ke-15 kabupaten tersebut, Kamis (12/4/2018) yang berujung pembakaran rumah pribadinya, diduga ada dendam politik.

Ia mengatakan, sudah tahu siapa aktor di balik itu. Mereka yang mengaku koordinator lapangan merupakan pemain politik dalam pilkada Pegubin, 2015 lalu.

"Hingga kini mereka berpikir kepentingan politik. Ketidakpuasan hadiah pada perayaan HUT, dimanfaatkan segelintir orang untuk kepentingan politik. Menuntut saya diberhentikan dengan alasan tidak sesuai hukum," kata Oktemka di Kota Jayapura, Selasa (24/4/2018).

Menurutnya, masyarakat yang tidak tahu masalah diarahkan untuk kepentingan politik pihak tertentu. Digiring ke hal yang salah, meminta agar bupati diganti. Padahal tidak segampang itu, karena kepala daerah dan wakilnya dilantik secara konstitusi, sehingga harus diganti dengan prosedur yang sama. 

Ia juga meminta pihak yang selama ini menyebar isu korupsi terhadapnya, membuktikan secara hukum. Jika tidak, Oktemka mengancam akan menuntut balik lantaran menilai itu adalah pencemaran nama baik. 

"Jangan memaksakan keinginan dengan mengabaikan aturan. Saya sayangkan ambisi politik menutupi akal sehat. Mereka yang berdemo di Pegubin, selama ini berada di luar daerah. Tapi entah kenapa tiba-tiba semua berada di sana dalam waktu bersamaan," ucapnya.

Oktemka juga menyatakan, ia tidak melarikan diri saat kejadian. Justru ia berupaya menenangkan pendukungnya agar tidak melakukan serangan balasan, karena tak ingin terjadi pertumpahan darah. Bagaimanapun mereka  yang melakukan itu adalah saudara dan masyarakatnya juga.

 Kata dia, jika pendukungnya melakukan pembalasan, akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Ia berupaya menjaga hal itu tidak terjadi, karena para pelaku hanya dimanfaatkan. 

"Sekarang sudah aman. Biarkan penegak hukum yang menanganginya. Pelaku harus diproses hukum agar menjadi pelajaran. Kalau tidak, nanti ada ketidakpercayaan masyarakat kepada penegak hukum," ujarnya.

Saat penjabat Gubernur Papua, Soderamo berkunjung ke Oksibil akhir pekan lalu, masyarakat setempat menyampaikan aspirasinya. Soedarmo menyebut, ini menunjukkan masyarakat di wilayah itu penuh cinta kasih dan kedamaian.

Ia menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Pegubin sesuai ketentuan undang-undang. 

“Saya tidak bisa langsung mengambil alih jabatan bupati Pegunungan Bintang. Namun saya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai aturan yang berlaku,” kata Soedarmo.

Purnawirawan TNI berpangkat Mayjen itu juga meminta masyarakat Pegunungan Bintang dan semua pemangku kepentingan setempat menjaga fasilitas umum yang dibangun pemerintah. (*)

loading...

Sebelumnya

Ruben Magai: Freeport membangkang akibat kesalahan masa lalu

Selanjutnya

Politikus Golkar pilih mencalonkan DPD dibanding DPR RI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe