Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Sengkarut di Pegubin, Yance Tapyol: Tak ikut mau Bupati, pasti non job
  • Rabu, 25 April 2018 — 18:14
  • 838x views

Sengkarut di Pegubin, Yance Tapyol: Tak ikut mau Bupati, pasti non job

Ia mencontohkan, ada ASN yang golongan kepangkatannya baru 3B sudah menjabat kadis. Ada juga ASN angkatan 2015, serta masih CPNS sudah diangkat sebagai kepala distrik (camat). 
Salah seorang ASN di Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) Yance Tapyol (tengah) - Jubi/Arjuna.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Salah seorang ASN Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) Yance Tapyol menyatakan tak benar, jika disebut ASN yang golongannya memadai menjadi pejabat eselon II tidak mendapat job karena tak ikut lelang jabatan.

Mantan Kepala Bidang Cipta Karya Kabupaten Pegubin itu mengatakan, justru bupati setempat menempatkan ASN yang golongannya belum layak menduduki jabatan kepala dinas (kadis) 

Ia mencontohkan, ada ASN yang golongan kepangkatannya baru 3B sudah menjabat kadis. Ada juga ASN angkatan 2015, serta masih CPNS sudah diangkat sebagai kepala distrik (camat). 

"Keluarganya yang masih tugas belajar dilantik sebagai pejabat eselon IV dan eselon III. Siapa yang kerja ikuti kemauan dia (bupati), akan dipakai. Kalau tidak, non job," kata Tapyol menjawab pertanyaan Jubi di Kota Jayapura, Rabu (25/4/2018).

Menurut Tapyol yang merupakan ASN angkatan 2006, ia memilih dinonjobkan lantaran tak sejalan dengan sistem yang diterapkan bupati. Ia menduga ada indikasi tertentu di balik kebijakan kepala daerah setempat, termasuk merampingkan beberapa dinas.

"Ada dinas yang digabungkan. Saya menduga itu strategi supaya dapat mengontrol keuangan dan pekerjaan konstruksi di dinas. Saya robek SK jabatan saya di depan bupati," tergasnya.

Katanya, kebanyakan kepala SKPD berasal dari luar daerah. Diduga ini sengaja dilakukan agar bupati mudah mengatur keuangan. Beberapa kepala SKPD yang memberikan masukan dan saran, dianggap tak sejalan dan akhirnya dinonjobkan (tak diberi jabatan). 

Selain itu lanjut dia, bupati juga memotong gaji ASN yang tak masuk kerja. Namun pemotongan gaji itu tidak jelas dikemanakan. Mestinya kata dia, kalau memang dikembalikan ke kas daerah, harus ditunjukkan bukti slip setorannya agar para ASN yang gajinya dipotong percaya.

"Tidak masalah dipotong kalau memang tujuannya jelas dikemanakan. Tapi ini seakan ingin menegakkan aturan, tapi ada kepentingan di balik itu," ucapnya.

Sehari sebelumnya, Bupati Pegubin, Costan Oktemka mengatakan, ada pejabat di wilayah pemerintahannya merasa pantas menempati posisi kadis, namun tidak dipakai lantaran tak mau ikut lelang jabatan.

"Saya kan lelang jabatan. Bagaimana mungkin dilantik jadi kadis kalau tidak ikut lelang jabatan. Jangan salahkan orang lain, karena tidak pernah mau menyesuaikan diri dengan aturan yang berlaku," kata Oktemka di Kota Jayapura, Rabu (25/4/2018).

Ia mengakui banyak ASN yang dinonjobkan lantaran tak bekerja maksimal.

"Memang ada memang yang saya ganti setelah dilantik, karena tidak kerja. Saya harus menyesuaikan dengan gaya kepemimpinan dari pusat, kami tidak bisa pertahankan pejabat yang tidak kerja. Tidak kerja, ya harus diganti dengan orang yang serius mau kerja," ucapnya.

Kata dia, siapa yang loyal bekerja akan dipakai. Dari mana dan orang apa pun, karena ASN adalah abdi negara dan abdi masyarakat. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Yorrys Raweyai: Golkar tak pernah bicara wapres

Selanjutnya

Sengkarut di Pegubin bukan politik, tapi soal kerja Bupati

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe