Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Gempa 7,2 SR guncang kantor Bupati Jayapura
  • Kamis, 26 April 2018 — 20:40
  • 1058x views

Gempa 7,2 SR guncang kantor Bupati Jayapura

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Jayapura, Sumarsono, mengatakan bencana gempa dan kebakaran yang terjadi adalah bagian dari simulasi alam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.
Korban gempa dan kebakaran yang sedang dirawat - Jubi/Engel wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi  - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) serantak berhamburan keluar ruangan ketika mendengar sirene yang berbunyi dari salah satu gedung di Kantor Bupati Jayapura. Kantor Bupati Jayapura diguncang gempa berkekuatan 7,2 SR, Kamis (26/4/2018) pagi.

Akibatnya, delapan orang pegawai yang sedang bekerja di gedung B lantai tiga terperangkap dan terkena reruntuhan sebagian atap bangunan yang terbakar. Sementara puluhan  ASN lainnya diamankan di lapangan upacara.

Dua unit tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar di gedung B. Sementara tim SAR berupaya mengeluarkan delapan korban yang terperangkap dengan menggunakan tali dari lantai tiga.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Jayapura, Sumarsono, mengatakan bencana gempa dan kebakaran yang terjadi adalah bagian dari simulasi alam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.

"Tanggal 26 April adalah Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. Simulasi kebakaran dan gempa kita laksanakan di kantor bupati dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan bagi setiap orang terhadap bencana," jelas Sumarsono, disela-sela kegiatan simulasi di Kantor Bupati Jayapura, Kamis (26/4/2018).

Dikatakan, dalam simulasi ini BPBD bekerja sama dengan SAR, Damkar, TNI, Polri, Puskesmas Sentani, puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta ASN di lingkuo Pemkab Jayapura.

"Dua unit mobil kebakaran bersama kru, dapur umum yang mampu memberi makan sekitar 500 orang, dua mobil ambulance, tim SAR, sebagai fasilitator yang bekerja di lapangan pada saat bencana," jelasnya.

Yulianus Abidondifu, mahasiswa Akademi Keperawatan Marthen Indey Jayapura, yang terlibat dalam kegiatan simulasi ini mengatakan dengan dilakukan simulasi seperti ini sangat penting melibatkan masyarakat agar paham apa yang harus dilakukan ketika datang bencana.

"Penting untuk dilakukan simulasi secara terbuka di tempat-tempat umum sehingga ada pemahaman kepada masyarakat terkait bencana alam dan bagaimana penanganannya. Ketika bencana, banyak orang yang panik dan berhamburan lari tanpa arah. Sebenarnya bisa selamat,  hanya karena panik, orang tersebut jadi korban. Pemahaman seperti ini yang harus disosialisasikan kepada masyarakat, " ungkap mahasiswa jurusan keperawatan ini. (*)

loading...

Sebelumnya

Kapolres: Bijaksanalah manfaatkan teknologi informasi

Selanjutnya

Pembangunan jembatan di dermaga Yahim kapan selesai?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe