Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Pengungsi Papua di PNG Terancam Penggusuran
  • Sabtu, 16 September 2016 — 15:43
  • 1020x views

Pengungsi Papua di PNG Terancam Penggusuran

Donatus Karuri, seorang pengungsi yang telah tinggal di properti ini selama lebih dari 30 tahun mengatakan polisi tidak memberikan pemberitahuan penggusuran sebelumnya. Polisi muncul dan memaksa mereka untuk mengosongkan tempat tersebut.
Tempat tinggal pengungsi Papua di Hohola, Port Moresby – EMTV
Victor Mambor
victor_mambor@tabloidjubi.com
Editor :

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Para pengungsi asal Papua di Port Moresby memohon agar pemerintah Papua New Guinea (PNG) mengirimkan mereka ke negara lain, setelah terjadinya upaya penggusuran di tempat tinggal mereka.

Para pengungsi yang kebingungan ini mengatakan upaya penggusuran dan proses pengadilan atas sengketa properti yang mereka tempati menunjukkan kurangnya dukungan pemerintah PNG kepada mereka sebagai pengungsi.

Upaya penggusuran dimulai sekitar Rabu (31/8/2016) tengah hari di sebuah properti di Hohola Port Moresby oleh Kepolisian Hohola.

Donatus Karuri, seorang pengungsi yang telah tinggal di properti ini selama lebih dari 30 tahun mengatakan polisi tidak memberikan pemberitahuan penggusuran sebelumnya. Polisi muncul dan memaksa mereka untuk mengosongkan tempat tersebut.

“Properti di Hohola ini, telah menjadi kamp pengungsi informal bagi masyarakat Papua Barat yang datang ke PNG mencari keamanan dan perlindungan,” kata Karuri, kepada Jubi, Kamis (1/9/2016).

Pada tanggal 8 Agustus 2016, pengadilan nasional PNG telah memutuskan untuk menghentikan dilakukannya penggusuran. Pengacara para pengungsi Papua, Asher Waffi, membawa salinan tersebut dan menunjukkan pada polisi untuk menghentikan upaya penggusuran.

“Upaya penggusuran dan fakta bahwa para pengungsi mewakili diri mereka sendiri di pengadilan menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah PNG pada penderitaan para pengungsi,” kata Waffi.

Karuri bahkan meminta pemerintah PNG agar mengirimkan para pengungsi ke negara ketiga.

“Jika pemerintah PNG tidak peduli, kirimkan kami ke negara ketiga,” kata Donatus memohon.

Menurut Waffi, lebih dari 50 laki-laki, perempuan dan anak-anak tinggal di properti di Hohola ini.

“Pertanyaan penting untuk PNG, bagaimana cara terbaik pemerintah memberikan dukungan praktis terhadap orang-orang yang telah diakui sebagai pengungsi ini?” tanya Waffi. (*)

loading...

Sebelumnya

PT. Korindo Diduga Pelaku Deforestasi Terbesar di Papua dan Maluku

Selanjutnya

Jelang Aksi Damai 19 September, 21 Anggota KNPB Yahukimo Ditangkap

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe